Tampilkan postingan dengan label EURO 2012. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EURO 2012. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Juli 2012

Belanda Disarankan Rekrut Rijkaard


STRIKE BOLA -- Posisi pelatih timnas Belanda masih lowong sepeninggal Bert van Marwijk tengah pekan ini. Asosiasi sepakbola Belanda (KNVB), disarankan merekrut Frank Rijkaard sebagai penggantinya.

Belanda gagal total di Piala Eropa tahun ini. Tergabung dalam Grup B yang disebut sebagai 'grup neraka', De Oranje kalah dari Denmark, Jerman, dan Portugal.

Atas kegagalan itu, Van Marwijk pun memutuskan untuk mengundurkan diri. Padahal kontraknya baru akan berakhir di tahun 2016 mendatang.

Melihat kekosongan kursi pelatih itu, legenda hidup sepakbola Belanda, Johan Cruyff, meminta KNVB untuk merekrut Rijkaard sebagai penggantinya. Sebabnya, dalam hemat Cruyff, sosok Rijkaard adalah orang yang paling cocok untuk menjadi pelatih bisa membawa perubahan di tubuh timnas Belanda.

"Rijkaard sudah menunjukkan dia berani melakukan pilihan yang radikal bila diperlukan. Bellanda harus memulai lagi dengan staff bari dan mengubah skuad. Berkaitan dengan hal terakhir, tim itu seharusnya adalah campuran dari pemain internasional saat ini dan telenta yang lebih muda," jelas Cruyff kepada Voetball International.

"Prosesnya akan memakan banyak waktu yang harus dilakukan oleh seseorang yang terbiasa dengan level ini, termasuk mengambil keputusan yang menyakitkan."

"Anda harus lebih baik sebagai pelatih dan dihormati. Walaupun saya belum banyak berpikir tentang itu, Rijkaard adalah nama pertama yang datang kepada saya. Dia akan menjadi pilihan yang bagus," tandasnya.

Rijkaard saat ini masih terikat kontrak dengan timnas Arab Saudi. Di tanggannya, The Green Falcons punya catatan empat kali memang, lima imbang, dan kalah dua kali.

Spanyol Juara Piala Eropa 2012


STRIKE BOLA -- Spanyol berhasil mempertahankan gelar sebagai juara Eropa 2012. Hasil itu diperoleh La Furia Roja setelah di final mengalahkan Italia dengan skor telak 4-0.

Bertanding di Olympic Stadium, Kiev, Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Spanyol lebih mendominasi permainan sejak awal pertandingan.

Statistik UEFA mencatat skuad besutan Vicente del Bosque ini memiliki penguasaan bola sebesar 52 persen dengan total 14 kali tembakan yang sembilan di antaranya mengarah ke gawang dan empat berujung gol. Sedangkan Italia 11 kali menembak dengan enam mengarah ke gawang.

Gol pembuka Spanyol dibuat David Silva pada menit 14 sebelum digandakan oleh Jordi Alba empat menit menjelang turun minum. Saat tertinggal cukup jauh, Italia justru kehilangan Thiago Motta yang cedera sehingga harus bermain dengan 10 pemain.

Walhasil, Spanyol pun lebih leluasa menambah pundi-pundi golnya. Dua pemain pengganti Fernando Torres dan Juan Mata sukses melengkapi kemenangan lewat gol-golnya di menit 84 dan 88.

Titel juara Eropa ini adalah yang ketiga diperoleh Spanyol sepanjang sejarahnya. Sebelumnya, El Matador sukses meraihnya pada 1964 dan 2008.


Jalannya Pertandingan
Ancaman pertama Spanyol tercipta di menit kedelapan. Berawal dari sepak pojok, Sergio Ramos menanduk bola tapi masih melambung.

Xavi! Dua menit berselang, Spanyol melakukan serangan berbahaya. Lewat kombinasinya dengan Cesc Fabregas, Xavi memperoleh bola di luar kotak dan melakukan sepakan yang tipis saja melambung di atas mistar gawang Italia.

Upaya Spanyol akhirnya berbuah di menit 14 lewat David Silva. Menerima umpan terobosan dari tengah, Cesc Fabregas membawa bola hingga ke garis gawang sebelum dari melepas umpan dari sudut sempit untuk disundul oleh Silva.

Italia melakukan serangan balasan. Usai Xavi kehilangan bola, Daniele de Rossi mengirim bola ke depan yang diteirma Antonio Cassano. Dengan cerdik Cassano mengecok Alvaro Arbeloa untuk melakukan tembakan tapi belum menguji Iker Casillas.

Gelombang serangan Italia terus mengalir. Casillas harus menghalau tusukan Cassano sedangkan tendangan Mario Balotelli masih jauh melambung.

Gol! Spanyol kini unggul 2-0 di menit 41. Dari umpan terobosan yang dikirimkan Xavi, Jordi Alba menusuk ke tengah sebelum melepaskan sepakan kaki kiri yang tidak mampu dihalau Buffon.

Di sisa waktu babak pertama berakhir, tidak ada gol lain yang tercipta. Skor sementara Spanyol memimpin 2-0 atas Italia.

Italia menggantikan Cassano dengan Antonio Di Natale di jeda pertandingan. Sang pemain pengganti langsung memberikan dampak lewat sundulannya yang menyambut bola sepak pojok tipis saja melambung di atas gawang Spanyol.

Gawang Italia terancam. Pergerakan Fabregas di dalam kotak menciptakan kemelut namun bola bisa diamankan sebelum disambar Silva.

Tak lama berselang, pemain Spanyol melakukan klaim penalti setelah bola tandukan Ramos mengenai lengan Leonardo Bonucci. Wasit tidak menggubris, permainan terus berlanjut.

Penyelamatan gemilang dari Casillas di menit 51. Dari sisi kiri, Di Natale melepas tembakan mendatar ke arah gawang tapi dengan sigap Casillas menjatuhkan badannya untuk menyelamatkan gawangnya.

Masalah bertambah buat Italia. Tidak hanya harus mengejar ketinggalannya, mereka kini bermain dengan 10 orang karena Thiago Motta mengalami cedera padahal seluruh jatah pergantian pemain.

Setelah cukup lama tak ada peluang berarti, Spanyol nyaris menambah pundi-pundi golnya di menit 79. Umpan silang Alba diterima Pedro namun sontekannya melebar. Lagipula si pemain sudah terjebak dalam posisi offside lebih dahulu.

Perolehan gol Spanyol bertambah dalam selang waktu empat menit. Di menit 84, Torres membuat skor menjadi 3-0 lewat assist Xavi sedangkan Juan Mata melengkapi kemenangan sang juara bertahan menjadi 4-0 setelah menerima umpan Torres.

Susunan Pemain:

SPANYOL: Casillas; Arbeloa, Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Busquets, Xavi, Xabi Alonso; David Silva (Pedro 59'), Fabregas (Torres), Iniesta (Mata 86')

ITALIA: Buffon; Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Balzaretti 21'); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo (Motta 56'); Balotelli, Cassano (Di Natale 46')

Menit 87, Fernando Torres dan Juan Mata Menambah Dua Gol


STRIKE BOLA -- Spanyol hampir pasti mempertahankan gelar Kejuaraan Eropa 2012 setelah menambah dua gol melawan Italia melalui gol Fernando Torres dan Juan Mata.

Gol Torres berawal dari kesalahan Daniele De Rossi dalam melakukan umpan. Bola kemudian dikuasai oleh Xavi Hernandez yang tanpa pikir panjang kemudian mengirim umpan terobosan.

Torres dengan tenang melepaskan tendangan melewati Gianluigi Buffon. 3-0 untuk keunggulan Spanyol.

Tiga menit kemudian Juan Mata yang baru masuk menggantikan Andres Iniesta berhasil mencetak gol keempat Spanyol usai menerima umpan Torres.

Susunan Pemain


Spanyol: Iker Casillas; Alvaro Arbeloa, Gerard Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Sergio Busquets, Xavi Hernandez, Xabi Alonso; David Silva (Pedro Rodriguez, 59'), Cesc Fabregas (Fernando Torres, 75'), Andres Iniesta (Juan Mata, 87').

Italia: Gianluigi Buffon; Ignazio Abate, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini (Federico Balzaretti, 21'); Claudio Marchisio, Andrea Pirlo, Daniele De Rossi; Riccardo Montolivo (Thiago Motta, 56'); Mario Balotelli, Antonio Cassano (Antonio Di Natale, 46').

Fans Italia dan Spanyol Sudah Panaskan Fan Zone Kiev


STRIKE BOLA -- Waktu kickoff final Euro 2012 tinggal tersisa sekian jam lagi. Sebelum tim Spanyol kontra Italia berjumpa di lapangan Olympic Stadium, para suporternya sudah 'berhadapan' di fan zone Kiev.

Fan zone yang terletak sekitar 4 km arah utara Olympic Stadium tempat laga final dihelat pukul 21.45 waktu setempat kian dipadati para suporter kedua kesebelasan sampai dengan pukul 18.30.

Suporter La Furia Roja sekilas tampak unggul dalam jumlah. Berkelompok-kelompok dan beratribut kaus, syal, dan bendera-bendera tim kesayangan, mereka acapkali menyanyikan lagu dukungan untuk tim dan pemain pujaannya. Nama Andres Iniesta asal klub Barcelona kerapkali menghiasi nyanyi-nyanyian tersebut.

Pendukung Gli Azzurri, meski terlihat tidak sebanyak suporter tim lawan, tidak mau kalah. Beberapa berpakaian unik seperti prajurit Roma zaman dahulu, atau pelaut-pelaut Italia. Tak heran kalau permintaan foto bersama terus membanjiri para tifosi ini.

Yang unik, ketika para suporter Spanyol tengah bernyanyi, sempat ada celetukan "Forza Azzurri" dari salah seorang fans Italia yang lewat. Namun, tak ada keributan karena kedua kubu terus memamerkan senyum dengan ramah kendati sama-sama menenteng gelas-gelas bir.

Area fan zone sendiri kini dipadati orang yang terus berdatangan. Sejumlah hiburan dihadirkan di sini, semisal nyanyi-nyanyian di panggung utama, kuis-kuis kecil di beberapa venue, sepakbola mini untuk remaja, atau aksi kelihaian mengolah si kulit bundar dari beberapa freestyler.

Inggris Dikritik Carragher, Gerrard Membela


STRIKE BOLA -- Performa timnas Inggris di Piala Eropa mendapatkan kritik dari pemain Liverpool, Jamie Carragher. Tak setuju dengan kritik itu, Steven Gerrard membela The Three Lions.

Inggris cuma bisa melaju hingga babak perempatfinal di Euro 2012. Wayne Rooney dkk terus berada di bawah tekanan Italia sebelum akhirnya kalah 2-4 lewat drama adu penalti.

Memainkan sepakbola negatif, tim besutan Roy Hodgson disebut Carragher tak punya kans untuk memenangi Piala Dunia yang akan berlangsung di Brasil tahun 2014 mendatang.

"Inggris tidak memiliki peluang untuk memenangi Piala Dunia di Brasil, jika Anda meminta pendapat saya. Mungkin kami sudah cukup senang di Piala Eropa ini karena raihan yang kami capai," terang Carragher di ESPN Star.

"Bermain terlalu ke belakang, hal semacam itu hanya akan menunda gol pada akhirnya. Itu sangat mengecewakan - Italia adalah tim rata-rata," tambahnya.

Mendengar ucapan dari rekannya di Liverpool itu, Gerrard pun memberikan pembelaan. Ia menyatakan bahwa tim 'Tiga Singa' tak perlu menghiraukan kritikan Carragher itu.

"Haruskah kami tak melangkah? Haruskah kami menyerah? Haruskah kami tidak mengikuti turnamen karena perkataan Jamie Carragher?" tanya Gerrard.

"Dengar, ada banyak orang di luar sana dengan opini yang berbeda dan kami tidak bisa mengontrol apa yang mereka katakan.

"Apa yang terpenting adalah kami sebagai grup tahu apa yang baik dan yang kami butuhkan untuk berkembang," tegas pemain yang juga kapten The Reds itu.

Jumat, 29 Juni 2012

Di Final, Italia "Dipimpin" Cristina De Pin


STRIKE BOLA -- Akhir perhelatan Kejuaraan Eropa 2012 semakin dekat. Spanyol dan Italia menjadi dua tim yang memastikan diri akan tampil di final yang digelar Senin 1 Juli 2012 (Minggu dinihari) nanti.

Polandia dan Ukraina sebagai negara penyelenggara pun mulai ditinggalkan fans negara-negara yang telah tersingkir. Tidak terkecuali istri dan kekasih pemain (WAGs, Wives and Girlfriends).

Dinihari tadi, secara mengejutkan Jerman ditekuk 1-2 oleh Gli Azzurri. Skuad Joachim Loew terpaksa harus segera pulang kembali ke negaranya, termasuk istri dan kekasih para pemain.

Sarah Brandner, kekasih gelandang Bayern Munich, Bastian Schweinsteiger, mungkin tidak akan lagi menjadi 'pemanis' laga di kompetisi ini. Begitu juga model seksi, Lena Garke, yang merupakan kekasih Samir Khedira.

Lalu, siapa saja WAGs yang masih tersisa? Fans sepakbola di seluruh dunia masih bisa menikmati kecantikan deretan WAGs Spanyol dan Italia.

Model majalah Playboy, Cristina De Pin, dipastikan akan memimpin deretan WAGs Italia saat memberi dukungan kepada pasangannya masing-masing di final nanti. Gadis kelahiran kota Firenze ini pernah berpose dengan balutan bikini di majalah Playboy Europe edisi Maret 2009.

 
Cristina De Pin

Istri dari Antonio Cassano, Marcialis Carolina juga masih terlihat menemani suaminya bersama sang anak, Christopher. Ada juga Raffaella Fico (kekasih Mario Balotelli), Gaia de Rossi (istri Daniel de Rossi), dan mantan Miss Republik Ceko, Alena Seredova (istri Gianluigi Buffon).

Di kubu Spanyol, Sara Carbonero menjadi nama yang paling ditunggu-tunggu. Reporter Terseksi di Dunia 2009 versi majalah FHM Amerika Serikat itu merupakan kekasih kapten Spanyol, Ikker Casillas.

 
Sara Carbonero

Kekasih Sergio Ramos, Lara Alvarez pun tidak mau ketinggalan menunjukan kesetiaannya. Wartawan olahraga MotoGP ini akan ditemani Danielle Semaan yang menjadi kekasih Cesc Fabregas.

 
Shakira

Nama lain yang paling menarik perhatian adalah penyanyi pop latin, Shakira. Kekasih Gerard Pique ini selalu menyempatkan diri menemani kekasih yang dipacarinya sejak Piala Dunia 2010 itu. (irb)

Duel Dua WAGs Kapten Spanyol dan Italia

Italia melaju ke final Piala Eropa 2012 setelah mengalahkan Jerman 2-1 di semi final. Di final, mereka akan menantang juara bertahan Spanyol. Kedua tim sebenarnya sudah pernah bertemu di laga pembuka Grup C.

Final yang akan berlangsung di Stadion Olimpiade Kiev, Minggu 1 Juli 2012 (Senin dinihari WIB) akan mempertemukan dua kapten yang kebetulan sama-sama berposisi sebagai kiper dan sama-sama didaulat sebagai kiper terbaik di dunia.

Ya, Gianluigi Buffon dan Iker Casillas akan memimpin negara mereka di final. Tapi tentu saja permainan gemilang mereka di Piala Eropa tak lepas dari pengaruh istri dan kekasih.


Sara Carbonero

Casillas termasuk yang beruntung, sebab kekasihnya Sara Carbonero merupakan presenter televisi dan Jurnalis olahraga, praktis Sara selalu mengikuti sang kekasih kemanapun ia pergi.


Meski hal ini disukai oleh Casillas dan Sara, banyak pihak menganggap jika kehadiran Sara memberi dampak buruk bagi Casillas. Ia dianggap sebagai penyebab kekalahan Spanyol ketika takluk 1-0 dari Swiss di penyisihan Grup C Piala Dunia 2010.

Belum lama ini Sara juga menjadi bahan pembicaraan karena pertanyaan konyolnya ke Andres Iniesta saat Spanyol mengalahkan Republik Irlandia 4-0 di penyisihan Grup C Piala Eropa 2012. Tak sedikit dari mereka mulai mempertanyakan pengetahuan Reporter Terseksi di Dunia versi majalah FHM Amerika Serikat itu mengenai dunia sepakbola.


Alena Seredova

Berbeda dengan Casillas, Buffon sudah menikahi Alena sejak Juli 2011. Mereka pun sudah dikaruniai dua anak, Louis Thomas dan David Lee. Seredova yang merupakan runner-up Miss Rep.Ceko tak sungkan datang ke Polandia-Ukraina untuk menyaksikan pasangannya menjaga gawang Italia.


Sebelum bersama Buffon, ia pernah menjadi model majalah Penthouse, Playboy, Spy, Extreme dan Quo. Wanita berambut hitam ini juga menjalankan bisnis fashion bersama mantan pesepakbola Christian Vieri. (eh)

Balotelli Dibanjiri Tawaran Kontrak


STRIKE BOLA -- Agen Mario Balotelli, Mino Raiola mengatakan banyak tawaran yang datang ke kliennya pasca kemenangan Italia atas Jerman di semifinal Piala Eropa. Namun Mino menegaskan Balotelli masih akan bertahan di klubnya, Manchester City di musim depan.

Balotelli Kamis malam lalu menjadi berita utama di sejumlah surat kabar di Eropa. Hal itu tidak terlepas dari dua gol yang dicetak pemain 21 tahun itu kala membawa Italia menumbangkan Jerman di semifinal Piala Eropa 2012.

Aksi gemilang Balotelli tersebut kontan melambungkan namanya di pasar transfer Eropa. Tapi Mino menyatakan kliennya bakal masih akan menghabiskan kariernya selama tiga hingga empat tahun ke depan di Ettihad Stadion.

"Mengenai masa depannya, sejak tadi malam saya menerima banyak penawaran dan ketertarikan. Tapi kami telah mengatakan kepada mereka semua bahwa kami masih ingin tinggal selama tiga atau empat musim di Premier League (bersama ManCity)," ujar Mino Raiola kepada Radio Monte Carlo, Sabtu, 30 Juni 2012.

Mino mengungkapkan dirinya cukup senang dengan aksi Balotelli bersama Italia. Menurutnya, permainan mantan pemain Inter itu mampu mengangkat mentalitas skuad Italia di perhelatan Piala Eropa.

"Saya sangat senang terhadap pencapaian Italia dan Balotelli (di Piala Eropa 2012). Balotelli mampu menarik Italia mengubah mentalitas tertentu yang mereka miliki sebagai sebuah negara," tandasnya.

Senin, 25 Juni 2012

Spanyol Vs Portugal Bak El Clasico


STRIKE BOLA -- Gelandang timnas Spanyol, Cesc Fabregas, menganggap laga semifinal Kejuaraan Eropa 2012 menghadapi Portugal layaknya pertandingan El Clasico antara Barcelona lawan Real Madrid.

Fabregas menilai ada kemiripan antara gaya permainan Portugal dengan Madrid yang mengandalkan serangan balik cepat. Sedangkan Spanyol mengandalkan strategi yang sama seperti Barcelona yakni tiki-taka.

"Anda bisa membandingkan semifinal ini seperti pertandingan Real Madrid melawan Barcelona dalam hal gaya permainan tim," ujar Fabregas seperti dilansir The Sun.

"Portugal adalah salah satu tim terkuat di dunia. Mereka bertahan dengan bagus dan berbahaya dalam serangan balik. Mereka mirip dengan Real Madrid dan kami harus dalam kondisi terbaik untuk bermain," sambungnya.

Portugal memang sedikit indentik dengan Madrid. Setidaknya ada tiga pemain Seleccao das Quinas yang merupakan pemain Madrid, yakni Cristiano Ronaldo, Pepe dan Fabio Coentrao.

Fabregas kemudian menjelaskan alasan para pemain Spanyol yang tidak merayakan kemenangan 2-0 atas Perancis di perempat final terlalu berlebihan.

"Saya pikir di akhir pertandingan, kami hanya berpikir "Baiklah kami menang". Empat tahun lalu ketika kami menang di perempat final atas Italia lewat adu penalti, kami merayakannya dengan melompat-lompat di tengah lapangan," papar Fabregas.

"Kini kemenangan seperti hal yang biasa. Tapi, kami harus tetap melakukan evaluasi setelah kemenangan itu, karena Portugal adalah lawan yang sulit untuk dikalahkan," tuntasnya.

Spanyol akan menghadapi Portugal di Donbass Arena, Donetsk, Rabu 27 Juni 2012 waktu setempat (Kamis dini hari WIB). (one)

Italia Terancam Kehilangan Banyak Pemain


STRIKE BOLA -- Italia harus segera merawat dan menyembuhkan beberapa pemainnya seusai mengalahkan Inggris lewat adu penalti 4-2 di perempat-final. Jika tidak, beberapa pilar Gli Azzurri terancam absen saat melawan Jerman di semifinal.

Dua pemain kunci pertahanan, Daniele De Rossi dan fullback Ignazio Abate meninggalkan lapangan dengan problem otot. Pengganti Abate, Christian Maggio kembali mendapatkan kartu kuning sehingga dipastikan pada semifinal yang akan digelar di Warsawa, Kamis 28 Juni 2012.

Bek tengah Giorgio Chiellini juga sudah mengalami cedera dan absen melawan Inggris. Kondisi Chiellini sampai saat ini masih belum bisa dipastikan.

Kondisi gelandang Thiago Motta juga masih tanda tanya setelah mengalami cedera dalam latihan, pekan lalu. Motta tak beranjak dari bangku cadangan saat melawan Inggris.

Problem terbesar yang memusingkan pelatih Cesare Prandelli yakni di posisi bek kanan yang diisi Abate dan Maggio. Domenico Criscito juga berposisi sebagai fullback sudah dicoret karena dalam investigasi kasus pengaturan skor.

Solusinya, Prandelli kemungkinan akan memasang strategi tiga bek seperti saat melawan Spanyol dan Kroasia pada dua laga awal Grup C. Meski ini juga harus menunggu kondisi De Rossi yang menjadi jangkar tiga bek ini.

Leonardo Bonucci dan Andrea Barzagli mungkin akan mempertahankan posisinya. Dan Italia tinggal punya opsi bek lainnya yakni Angelo Ogbonna yang belum pernah tampil di Piala Eropa 2012. (adi)

Sabtu, 23 Juni 2012

Kesal, Nasri Bersitegang dengan Wartawan


STRIKE BOLA -- Pemain Timnas Prancis, Samir Nasri, terlibat adu mulut dengan seorang wartawan usai laga perempatfinal melawan Spanyol, Minggu (24/6/2012) dini hari WIB. Emosi Nasri memuncak saat dirinya dimintai komentar soal kekalahan 2-0 dari Spanyol.

Insiden tersebut bermula saat Nasri diberondong pertanyaan oleh para wartawan di ruang mixed zone seusai laga. Nasri sendiri enggan memberikan komentar kepada salah satu wartawan dari media asal Prancis, AFP.

“Anda selalu menuliskan berita hal-hal yang tak benar tentang kami,” kata Nasri kepada wartawan, seperti dilansir Goal, Minggu (24/6/2012). Wartawan pun membalas pernyataan Nasri. “Pergilah sana!” jawab si wartawan.

Ucapan sang wartawan kembali memantik emosi Nasri dan kembali menghampiri sang wartawan. Kali ini pemain Manchester City menantang sang kuli tinta untuk berkelahi. “Anda menanyakan pada saya tentang kekalahan? Ayo, mari kita selesaikan ini di sana ...!" kata Nasri.

Sebelumnya, ia juga sempat bertikai dengan media. Hal itu terjadi saat ia melakukan selebrasi gol ke gawang Inggris. Nasri meletakkan jari telunjuk ke mulutnya seolah menyuruh diam para media yang kerap mengkritik dirinya.

Dua Kali Jadi Man of the Match, Ini Kata Ozil


STRIKE BOLA -- Mesut Ozil kembali tampil sebagai bintang dalam kemenangan Timnas Jerman. Trofi Man of the Match kedua sukses diraih Ozil berkat penampilan mengesankannya pada laga kontra Yunani.

Playmaker Real Madrid ini diketahui tampil brilian saat Jerman mengkandaskan Yunani 4-2 pada babak perempatfinal di PGE Stadion, dini hari tadi. Meski tak mencetak gol, namun Ozil kerap meneror pertahanan Yunani dan bahkan menciptakan dua assist yang sukses dikonversi jadi gol oleh Philipp Lahm dan Miroslav Klose.

Atas kontribusinya sebagai ruh permainan Jerman, pemain berdarah Turki ini pun kembali terpilih sebagai Man of the Match. Ini merupakan kali kedua Ozil terpilih sebagai pemain terbaik setelah sebelumnya mendapatkannya saat Jerman menang 1-0 atas Portugal pada laga perdana penyisihan grup.

Lantas, pada pertandingan manakah Ozil menilai dirinya tampil impresif sehingga pantas diganjar pemain terbaik.

“Di pertandingan pertama (lawan Portugal), saya merasa kurang memberikan penampilan terbaik. Namun di pertandingan ini, saya merasa bermain sangat baik,” ujar Ozil seperti dilaporkan wartawan Okezone, Achmad Firdaus di konferensi pers usai laga.

Tak lupa Ozil juga memberikan kredit khusus kepada seluruh punggawa Der Panzer. “Seluruh tim juga mendukung saya, jadi saya bisa mengeluarkan semua potensi. Tidak hanya saya, semua tim bermain hebat malam ini. Jadi saya bangga akan hal ini,” tandasnya.

Spanyol Bekap Kokok Ayam Jantan


STRIKE BOLA -- Spanyol akhirnya resmi mengamankan tiket semifinal Euro 2012 usai mengalahkan Prancis 2-0. Xabi Alonso menjadi satu-satunya pemain yang mencetak dua gol kemenangan tersebut.

Sukses ini mengantarkan anak asuh Vicente Del Bosque bersua dengan Portugal yang meraih kemenangan atas Republik Ceska 1-0. Partai semifinal akan berlangsung di National Stadium Warsawa, Warsawa-Polandia, 29 Juni mendatang.

Babak Pertama:

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Spanyol mengambil inisiatif serangan. Umpan-umpan pendek ciri khas Tim Matador menguasai jalannya pertandingan. Sementara Prancis masih bertahan di daerah pertahanan mereka.

Sempat terjadi kemelut di gawang Prancis pada menit ke-5. Saat Fàbregas dijatuhkan mantan rekan setimnya di Arsenal Gaël Clichy dalam kotak penalti. Namun, wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.

Busquet mencoba mengubah arah serangan Spanyol dengan mengirim umpan diagonal ke Silva yang berada di sektor kanan. Sayang, bola terlalu keras bergulir. Sehingga sulit dijangkau sayap City itu.

Peluang kembali hadir untuk La Furia Roja pada menit ke-7, saat Xabi Alonso mencoba melakukan tendangan langsung dari tengah lapangan. Namun, tendangannya masih dapat ditepis kiper Prancis, Hugo Lloris.

Xabi Alonso akhirnya membuka kebuntuan pada menit ke-19, usai menerima umpan silang pemain Valencia Jordi Alba dari sisi kiri yang tak dapat dihadang Lloris,1-0 untuk Spanyol.

Tertinggal satu gol, Les Bleus bermain terbuka, mengkreasi berbagai peluang untuk mencetak gol. Alhasil, anak asuh Laurent Blanc memiliki peluang emas pada menit ke-33 melalui kaki Cabaye, sepakannya hampir menyamakan kedudukan. Namun, Casillas jauh lebih sigap, kedudukan belum berubah.

Satu menit tambahan waktu yang diberikan wasit Nicola Rizzoli. Namun, kedua tim tidak mampu mengubah hasil pertandingan. Hingga peluit babak pertama dibunyikan skor masih tetap tak berubah 1-0 untuk Spanyol.

Babak Kedua:

Memasuki interval kedua anak asuh Vicente Del Bosque tidak mengendurkan serangan. Sementara Prancis masih belum menunjukkan tanda-tanda akan bermain agresif. Ball possession sejauh ini masih milik pemain Spanyol.

Peluang Prancis hadir saat Debuchy melakukan penetrasi ke dalam area penalti Spanyol. Sayang, bola terlepas dari kakinya, sehingga dengan mudah bagi Alba mengamankan bola.

Prancis mengambil alih permainan saat babak kedua menginjak 10 menit. Ribery dan Benzema padu melakukan serangan. Namun, umpan pendek yang diperagakan keduanya harus kandas di kaki punggawa Spanyol. Kali ini giliran Silva yang berhasil melumpuhkan umpan terobosan Benzema, pada menit ke-56.

Hampir saja, Fàbregas menjebol gawang Lloris via serangan balik, pada menit ke-61. Beruntung bagi Les Bleus, Lloris dengan sigap keluar dari gawangnya, untuk kemudian menghalau bola yang sudah berada di hadapan Fàbregas.

Dua menit berselang, gantian Prancis memperoleh kesempatan emas. Lagi-lagi melalui Benzema, sayang ia kembali menyia-nyiakan peluang emas. Sepakannya dari luar kotak penalti masih melambung tinggi dari gawang Casillas.

Demi menambah pundi-pundi gol, Vicente Del Bosque memutuskan untuk menarik mantan kapten Arsenal tersebut dan memasukkan Fernandoo Torres, pada menit ke- 67.

Performa skuad Ayam Jantan jauh lebih baik ketimbang babak pertama. Variasi serangan mereka kerap mengancam konsentrasi barisan pertahanan Spanyol. Sayang, hingga 10 menit waktu normal tersisa dewi fortuna belum menghinggapi kubu Les Bleus.

Mencoba bermain menyerang, Prancis justru harus kembali kebobolan. Ialah Xabi Alonso yang sukses menjadi algojo penalti pada menit ke-90. Bermula dari pelanggaran yang diterima Pedro usai dijatuhkan Réveillère di dalam kotak penalti, 2-0 untuk Spanyol.

Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan. Tim asuhan Del Bosque akan berhadapan dengan skuad Paolo Bento pada semifinal Euro.

Susunan Pemain:


Spanyol: 1-Iker Casillas; 17-Alvaro Arbeloa, 15-Sergio Ramos, 3-Gerard Piqué, 18-Jordi Alba; 8-Xavi, 6-Sergio Busquets, 14-Xabi Alonso; 21-David Silva (Pedro 65), 10-Cesc Fàbregas (F. Torres 67), 6-Andrés Iniesta (S. Cazorla 84)

Prancis: 1-Hugo Lloris; 13-Anthony Réveillère, 4-Adil Rami, 21-Laurent Koscielny, 22-Gaël Clichy; 2-Mathieu Debuchy (J. Ménez 64), 6-Yohan Cabaye, 17-Yann Mvila (O. Giroud 79), 15-Florent Malouda (Nasri 65), 7-Franck Ribéry; 10-Karim Benzema

Kamis, 21 Juni 2012

[Foto] Suporter-suporter Seksi Di Euro 2012

STRIKE BOLA -- Mereka mendukung tim mereka melalui fase grup dan sekarang penggemar dari Inggris, Italia, Perancis, Spanyol, Portugal, Jerman, Yunani dan Republik Ceko akan bersorak untuk pemain negara mereka di babak perempatan final Euro 2012. Tim mana yang akan menang dalam gaya dan kecantikan dengan melihat penggemar turnamen paling seksi ...

Puncak klasemen: Gadis-gadis Inggris yang bepergian ke Polandia dan Ukraina lebih cemerlang dr banyak penggemar lainnya dan satu kelompok, kanan, membuat upaya khusus ekstra dengan pakaian cheerleader



Cukup patriotik: Para pendukung Portugis menambahkan face paint pada make-up mereka untuk mendukung tim mereka untuk kemenangan.



Knockout looks: Dan mudah-mudahan tim Inggris dapat memukul fans Italia keluar dari turnamen ketika mereka bertemu di perempat final, Minggu



Ooh la la: Para pendukung Perancis menunjukkan semangat mereka sepanjang permainan yang mana tim melaju dari babak grup



Sexy senorita: Para pendukung Spanyol yang mendukung tim favorit turnamen



Terbangkan Bendera: Para pendukung Jerman yang eye-catching berkat hiasan kepala mereka dan cat wajah



Dewi Yunani: Para penggemar Yunani berharap tim dapat mengulangi kemenangan mereka tahun 2004



(as/dailynews.co.uk)

CRISTIANO RONALDO BAWA PORTUGAL KE SEMI FINAL EURO 2012

Cristiano Ronaldo membawa Portugal melangkah ke semifinal Kejuaraan Eropa 2012 usai mengalahkan Republik Ceko 1-0 pada babak perempat final di Stadion Nasional Warsawa, Kamis 21 Juni 2012.

Babak pertama kedua tim bermain tanpa gol, meski beberapa peluang banyak terjadi. Portugal yang mengandalkan kecepatan Ronaldo, namun, kapten Portugal itu selalu dikawal setidaknya dua pemain Ceko setiap menguasai bola.

Cristiano Ronaldo akhirnya memecah kebuntuan Portugal. Striker Real Madrid itu berhasil membawa Portugal unggul 1-0 atas Republik Ceko pada menit ke-79.



Berawal dari kerjasama yang apik antara Joao Moutinho dan Luis Nani, Moutinho kemudian mengirim umpan silang. Ronaldo yang luput dari pengawalan pemain Ceko berhasil melepaskan sundulan berkelas tanpa bisa dihentikan kiper Petr Cech.

Portugal layak unggul setelah terus menekan pertahanan Ceko sepanjang babak kedua. Ini adalah gol ketiga Ronaldo di Kejuaraan Eropa 2012.

Kemenangan ini membuat Portugal menjadi tim pertama yang melangkah ke babak semifinal. Selanjutnya Portugal akan menghadapi pemenang antara Spanyol melawan Prancis.


"Peluang kami sering mengenai tiang, tapi kami mampu memanfaatkannya. Saya ingat di pertandingan terakhir (lawan Belanda), saya juga mengenai tiang dua kali," ujar Ronaldo usai pertandingan seperti dilansir situs resmi UEFA.

"Tapi, yang paling penting adalah saya mampu mencetak gol kali ini, kami menang dan melangkah ke semifinal. Tim tersenyum dan ini musik yang bagus untuk kami," sambungnya.

Selain mengantarkan Portugal ke semifinal, Ronaldo juga bergabung dengan Mario Mandzukic (Kroasia), Mario Gomez (Jerman) dan Alan Dzagoev (Rusia) di puncak daftar pencetak gol terbanyak.


"Pertandingan tadi sangat menyulitkan kami. Tetapi, pemain Portugal menampilkan permainan yang fantastis," ujar Nani usai pertandingan di Stadion Nasional Warsawa seperti dilansir BBC.

Nani mengaku tidak khawatir dengan tim yang akan dihadapi Portugal di semifinal. Pemain Manchester United ini percaya rekan-rekannya mampu kembali menampilkan permainan terbaik.

"Kami sangat siap menghadapi pertandingan di semifinal. Ronaldo berhasil mencetak gol lagi, dia sangat penting untuk tim kami," lanjutnya Nani optimistis.


Selama Kejuaraan Eropa 2012, Nani selalu tampil sebagai starter. Ia dipercaya pelatih Portugal, Paulo Bento, untuk mengisi posisi sayap kanan.

Penampilan brillian Cristiano Ronaldo ini menepis semua sindiran yang ditujukan kepadanya, tidak tanggung-tanggung, salah satunya datang dari Presiden Barcelona, Sandro Rosell yang mengecilkan pencapaian bintang Real Madrid itu demi kampanyenya untuk mengangkat Messi dalam perebutan Ballon d'Or yang tentu saja pernyataannya sempat mengundang senyum dan tawa para Madridista di seluruh dunia.

Pun demikian, Kampanye Ballon d'Or dan Nyanyian nama Messi yang tak henti-hentinya dilontarkan dihadapan Cristiano Ronaldo, kini bagaikan sebuah lagu yang sumbang tak berirama lagi, karena Ronaldo mengantarkan tim Portugal tersenyum, bagaikan alunan musik yang indah.

Spanyol Vs Prancis, Bukan Ajang Balas Dendam


Pemain Spanyol merayakan gol Cesc Fabregas (REUTERS)
STRIKE BOLA --  Bek timnas Spanyol, Juanfran, tidak menganggap laga melawan Prancis di perempat final Kejuaraan Eropa 2012 sebagai ajang balas dendam kekalahan di babak 16 besar Piala Dunia 2006.

Kekalahan dari Prancis 1-3 di Piala Dunia 2006 merupakan titik balik kebangkitan sepakbola Spanyol. Pasalnya, sejak kekalahan tersebut La Furia Roja kemudian menjadi yang terbaik di Kejuaraan Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010.

Juanfran mengakui kekalahan dari Prancis tersebut belum bisa dilupakan skuad Spanyol. Namun, bek Atletico Madrid itu tidak menganggap laga perempat final di Donbass Arena, Sabtu 23 Juni 2012 waktu setempat (Minggu dini hari WIB), akan menjadi ajang balas dendam Spanyol.

"Disingkirkan Prancis di Piala Dunia adalah hari yang menyedihkan. Saya ingat menyaksikannya di rumah dan meski David Villa membawa kami unggul, tapi Prancis berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan kami," ujar Juanfran seperti dilansir situs resmi UEFA.

"Pertandingan melawan Prancis selalu laga besar untuk Spanyol, tapi ini tidak ada hubungannya dengan balas dendam. Tujuh pemain di skuad sekarang yang mengalami kekalahan di hari itu tidak merasakan dendam," sambungnya.

Spanyol hingga kini belum pernah mengalahkan Prancis di laga kompetitif. Kekalahan 1-3 dari Prancis di Piala Dunia 2006 merupakan kali terakhir Spanyol kalah lebih dari satu gol. (irb)

Portugal Pantas Ke Semifinal


STRIKE BOLA Portugal akhirnya memastikan satu tempat di semifinal Kejuaraan Eropa 2012 setelah mengalahkan Republik Ceko di Stadion Nasional Warsawa, Kamis 21 Juni 2012 waktu setempat (Jumat dini hari WIB). Gol dari Cristiano Ronaldo pada menit 79 memastikan kemenangan 1-0 untuk Seleccao das Quinas.
Pelatih timnas Portugal, Paulo Bento, menurunkan formasi 4-3-3 dengan komposisi pemain yang sama ketika mengalahkan Belanda 2-1 di laga terakhir Grup B, 18 Juni lalu.

Di kubu Ceko, pelatih Michal Bilek terpaksa mencadangkan Thomas Rosicky yang mengalami cedera tendon achiles. Posisinya digantikan Vladimir Darida dalam formasi 4-2-3-1.

Sepanjang laga, Portugal tampil dominan dengan menciptakan 20 tendangan ke arah gawang, diantaranya 5 kali tepat mengenai sasaran. Berbeda dengan Ceko yang hanya mampu melepaskan 2 kali tendangan ke arah gawang, tanpa satu pun yang menuju sasaran.

Statistik menunjukan, perbandingan penguasaan Portugal dan Ceko, 56% berbanding 44%. Ceko harus berterima kasih kepada kiper mereka, Petr Cech, yang beberapa kali harus berjibaku menahan gempuran Luis Nani dan kawan-kawan.

Gelandang Portugal, Joao Moutinho, pantas menuai pujian setelah tampil apik mengatur lini tengah. Pemain Porto ini bukan hanya mampu menyuplai bola untuk Ronaldo dan Nani yang berada di kedua sayap, namun juga menjadi penyeimbang saat timnya ditekan.

Nama lain yang pantas dikedepankan tentu saja adalah Ronaldo. Pemain terbaik dunia 2008 ini kembali mencetak gol, setelah melakukannya ke gawang Belanda, 18 Juni lalu.

Pemain Real Madrid ini perlahan membuktikan dirinya bukan hanya tajam di klub. Gol ini adalah yang ke-35 untuk tim nasional sejak pertama kali dipanggil pada 2003.

Tiga gol yang telah dihasilkannya, menempatkan ia sebagai pencetak gol terbanyak sementara Kejuaraan Eropa kali ini bersama Mario Gomez (Jerman), Mario Mandzukic (Kroasia), dan Alan Dzagoev (Rusia). Kini, dia memiliki peluang menjadi pencetak gol terbanyak.

Di semifinal nanti, Portugal akan menghadapi pemenang antara Spanyol melawan Prancis. Level kedua tim ini jelas berada di atas Ceko.

Jika ingin menjadi juara, Bento harus lebih meningkatkan kualitas permainan anak asuhnya. Statistik mencatat, Portugal mencetak enam gol, namun sudah kebobolan empat gol dari empat pertandingan yang telah dijalaninya.

Fakta Menarik Jerman Vs Yunani


STRIKE BOLA Jerman akan menghadapi Yunani pada laga kedua perempat final Kejuaraan Eropa 2012 di PGE Arena, Jumat 22 Juni 2012 waktu setempat (Sabtu dini hari WIB). Berikut ini sejumlah fakta menarik kedua tim jelang pertandingan.
Jerman

• Jerman sudah bertemu delapan kali dengan Yunani. Dari delapan pertemuan tersebut, Der Panzer tidak pernah menelan kekalahan, dengan meraih lima kemenangan.

• Pertemuan terakhir Jerman melawan Yunani terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2002, Maret 2001. Ketika itu Jerman berhasil mengalahkan Yunani 4-2.

• Jerman telah memenangkan 14 laga resmi terakhir mereka. Itu merupakan rekor terbaik sepanjang sejarah Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB).

• Jerman memenangkan semua pertandingan di babak Grup B. Hanya ada dua dari delapan tim yang mampu memenangi semua pertandingan grup dan kemudian berhasil memenangi Kejuaraan Eropa (Prancis 1984 dan Spanyol 2008).

• Jerman selalu mencetak gol dari 19 pertandingan terakhir mereka, rekor terpanjang mereka sejak 1989-1991 (20 pertandingan).

• Jerome Boateng bisa kembali bermain setelah menjalani satu larangan bermain karena akumulasi kartu kuning. Namun, Holger Badstuber terancam tidak bisa bermain di pertandingan selanjutnya jika kembali mendapat kartu kuning.

• Pertandingan melawan Yunani dini hari nanti adalah laga ke-83 pelatih Joachim Loew bersama Jerman. Loew hanya kalah dari Berti Vogts (102), Helmut Schoen (139) dan Sepp Herberger (167).

Yunani

• Giorgos Karagounis, yang menyamai rekor 120 caps milik Theodoros Zagorakis, akan absen di perempat final karena akumulasi kartu. Jose Holebas juga dipastikan absen karena alasan yang sama.

• Kyriakos Papadopoulos, Dimitris Salpingidis dan Vassilis Torossidis terancam absen di laga selanjutnya jika kembali mendapat kartu kuning.

• Yunani selalu mencetak gol di delapan pertandingan terakhir mereka. Namun, mereka hanya mampu meraih dua kemenangan di delapan pertandingan tersebut.

• Yunani telah mencetak 21 gol dari 24 pertandingan di bawah asuhan Fernando Santos.

• Kemenangan Yunani atas Rusia (1-0) di laga terakhir Grup A merupakan yang pertama sejak mereka memenangi Kejuaraan Eropa 2004.

• Gol Fanis Gekas (22 gol) ke gawang Republik Ceko di babak grup menjadikannya sebagai pencetak gol ketiga terbanyak Yunani. Gekas hanya kalah dari Angelos Charisteas (25) dan Nikos Anastopoulos (29).

• 10 gol terakhir Yunani di Kejuaraan Eropa tidak ada yang terjadi di bawah menit ke-42.

• Dari tiga pertandingan yang sudah dijalani di Kejuaraan Eropa 2012, Yunani hanya melakukan 17 peluang.

Rabu, 20 Juni 2012

Dua Blunder Wasit di Laga Inggris-Ukraina

STRIKE BOLA --  Gol Marko Devic sudah melewati garis gawang, tapi Artem Milevskiy berada di posisi offside dalam prosesnya.

Ukraina dikalahkan Inggris 0-1 di matchday pamungkas Grup D, Rabu (20/6). Kekalahan itu membuat mereka finis peringkat tiga di bawah Inggris dan Prancis serta gagal melaju ke babak delapan besar Euro 2012.

Tapi, ada satu kontroversi yang mencuat di laga tersebut.

Dalam keadaan tertinggal 0-1, Ukraina berpeluang menyamakan kedudukan ketika bola yang ditendang Devic sukses melewati hadangan Joe Hart dan melambung ke arah gawang, tapi John Terry berhasil menghalaunya. Wasit tidak menganggapnya gol dan meneruskan permainan.

Dari tayangan ulang, bola terlihat sudah melewati garis gawang ketika disapu oleh Terry.


Kesalahan wasit bukan cuma itu. Dalam proses terjadinya ghost goal tersebut, ada satu pemain Ukraina yang sudah berada di posisi offside, tapi hakim garis tidak mengangkat bendera.