Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INDONESIA. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juni 2012

Persela Pesta Gol di Babak Pertama


STRIKE BOLA -- Persela Lamongan untuk sementara tampil dominan dengan unggul 4-1 saat menjamu Persegres Gresik di babak pertama lanjutan Indonesian Super League (ISL), di stadion Surajaya, Senin, 25 Juni 2012. Tuan rumah mampu memanfaatkan buruknya penampilan barisan pertahanan kubu tamu.

Tuan rumah mendominasi babak pertama dan mencetak gol cepat saat laga yang disiarkan live oleh ANTV ini baru berjalan tiga menit. Gol dicetak oleh Jimmy Suparno yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Persegres.

Kubu tamu sempat memberikan perlawanan dengan mencetak gol penyeimbang di menit 16. Gol tercipta melalui sepakan keras Marwan Sayedeh yang gagal dihalau kiper tuan rumah, Khoirul Huda. Namun buruknya koordinasi lini pertahanan Persegres mampu dimaksimalkan Persela.

Di menit 24, Alejandro Costas mencetak gol untuk membawa tuan rumah kembali unggul. Bahkan empat menit berselang, Persela mampu menggandakan keunggulan menjadi 3-1 lewat aksi Jimmy yang bisa memanfaatkan kelalaian barisan bek Persegres yang gagal menghalau bola.

Persela semakin mendominasi babak pertama dengan mencetak gol keempatnya di menit 38. Gol dicetak oleh Alejandro Costas yang lolos dari perangkap offside dan langsung menyodok bola untuk menambah keunggulan menjadi 4-1.

Peluang emas Persegres terjadi di menit 43. Sayang sepak keras Marwan Sayyedeh di pojok kanan atas gawang berhasil dibaca dengan baik oleh Khoirul Huda. Alhasil hingga turun minum skor tidak berubah 4-1 untuk keunggulan sementara tuan rumah.

Susunan Pemain

Persela Lamongan:
Khoirul Huda; Faturahman, Roman Golian, Suroso, Taufiq kasrun; Rudi Widodo, Danu Rosade, Zaenal Arifin, Jimmy Suparno; Mario Costas, Irsad Aras

Persegres Gresik: Ade Mochtar (Hary Prasetyo, 29); Rudyanto, Gustavo Chena, M. Kusen, Kacung Khoirul Munir; Uston Nawawi, Gangga Mudana, Anang Ma'ruf, Marwan Sayyedeh; Gaston Castano, Ahmad M Rivai

Senin, 11 Juni 2012

Tak Hadiri Pertemuan KONI, La Nyalla Sesalkan Sikap Djohar


STRIKE BOLA La Nyalla Mahmud Mattalitti menyayangkan ketidakhadiran Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin dalam pertemuan dengan KONI, Senin (11/6).
Sebagaimana diketahui, Senin sekitar pukul 15.00 WIB KONI menggelar pertemuan dengan pihak PSSI, Indonesia Super League (ISL), dan KPSI yang dalam hal ini merupakan representasi PSSI KLB.

Dari kubu PSSI KLB hadir La Nyalla bersama Rahim Soekasah, Tony Apriliani, Hardi Hasan dan CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono.

Sementara itu, dari pihak PSSI Djohar hanya diwakili oleh Sekjen Tri Goestoro, Deputi Sekjen Bidang Organisasi Hadiyandra dan wakilnya Mursyid W.K. Akan tetapi, dari perwakilan PSSI tak satu pun yang bersedia menjelaskan ketidakhadiran Djohar Arifin.

"Pak Djohar juga diundang, tapi tidak datang. Seharusnya dia datang dan ikut menjelaskan hasil nota kesepahaman dengan AFC agar semua pihak jelas dan mengerti," kata La Nyalla usai pertemuan.

Pertemuan itu dimaksudkan untuk membahas hasil pertemuan tiga pihak dengan tim Task Force AFC yang melahirkan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara ketiga pihak dan AFC serta FIFA.

"Kalau semua hadir semua bisa jelas mendengarkannya. Kami sangat sayangkan Pak Djohar malah tidak hadir," ujar La Nyalla.

"Ditelepon mailbox. Katanya alasannya sedang pulang kampung. Ini sudah rekonsiliasi saja masih seperti ini, bagaimana mau memperbaiki sepak bola nasional?" ketus La Nyalla.

La Nyalla yang rela dikembalikan sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu juga menyayangkan perwakilan PSSI Djohar tidak memperlihatkan tindakan komunikatifnya. Tri Goestoro dan Hadiyandra lebih banyak bersikap pasif.

"Mereka hanya kebanyakan diam. Seharusnya mereka memberikan penjelasan yang positif terhadap hasil penandatanganan. Tidak komunikatif seperti tidak sepakat dengan penandatanganan. Harusnya Djohar yang datang dan membeberkan semua hasil MoU," tandasnya. (ant/end)

sumber :bola net

Arema Siap Ladeni Persibo di Leg Kedua 8 Besar Piala Indonesia


STRIKE BOLA Menang dari Semen Padang tak bisa membuat para penggawa Arema Indonesia berleha-leha. Skuad Singo Edan bakal kembali menghadapi laga berat di kandang Persibo Bojonegoro pada ajang Piala Indonesia, Rabu (13/6).
Demi menghadapi laga tersebut, para penggawa Arema telah bertolak menuju Bojonegoro, Senin (11/6) pukul 15.00 sore. Dalam lawatan kali ini, Pelatih Arema, Dejan Antonic membawa 22 orang pemainnya.

Meski baru saja menghadapi laga berat melawan Semen Padang, kondisi para penggawa Arema cukup baik. Hanya saja, mereka bakal tetap harus tampil tanpa Talaouhu Abdul Musyafry yang masih belum pulih.

Selain itu, dua penggawa mereka, Hermawan dan Eka Hera juga dipastikan tak bakal tampil akibat hukuman tiga laga yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI. Mereka juga tidak diperkuat penjaga gawang muda, Ajisaka, yang harus memenuhi panggilan masuk pemusatan pelatihan Tim Nasional.

Dejan sendiri mengakui bahwa, berbeda dengan laga di kompetisi IPL, laga di Piala Indonesia lebih berat. Pasalnya, lengah sedikit, mereka bisa tersingkir.

Di leg pertama lalu, yang dihelat di Stadion Gajayana Malang, Persibo sukses menahan imbang Arema tanpa gol. Namun demikian, menurut Dejan, hal ini justru menjadi keuntungan bagi anak asuhnya di pertandingan leg kedua.

"Kami yakin, di leg kedua tekanan justru ada di mereka. Kebobolan satu gol saja akan membuat peluang mereka lolos semakin kecil," ungkap Dejan.

Beruntung bagi Arema, dalam laga ini, konsentrasi para penggawa Persibo juga terpecah. Masalah gaji telat merusak fokus anak asuh Paolo Camargo itu dalam menghadapi pertandingan. Selain itu, Camargo mengakui bahwa krisis keuangan yang melanda Laskar Angling Dharma juga memaksanya mengubah pola latihan sehingga kurang efektif (den/end)

sumber :http://www.bola.net

Jumat, 18 Mei 2012

Rooney Siap Tampil Lawan Persisam


STRIKE BOLA -- Striker asal Australia, Sean Daniel Rooney sudah bisa memperkuat Deltras Sidoarjo saat menjamu Persisam Samarinda, Sabtu, 19 Mei 2012. Di laga sebelumnya, yakni saat menjamu Mitra Kukar, Rooney terpaksa absen karena mengalami akumulasi kartu.

Tanpa Rooney, Deltras gagal memetik kemenangan saat menjamu Mitra Kukar, 5 Mei lalu. Meski sudah kembali diperkuat striker andalannya, Budi Sudarsono, The Lobster hanya mampu bermain 0-0.

Situasi bakal berubah saat Deltras menjamu Persisam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu nanti. Selain bakal diperkuat oleh Rooney, The Lobster juga berpeluang menurunkan Purwaka Yudi yang telah sembuh dari penyakit tipes yang sempat dideritanya.

"Alhamdulillah, kondisi Purwaka sudah membaik dari gejala typus. Dia kena gejala typhoid usai lawan PSMS Medan lalu," ujar dokter tim Deltras, dr Atho'illah, Kamis, 17 Mei 2012.

Selain terserang gejala typus, Purwaka juga sempat menderita cedera hamstring. Namun, cedera tersebut telah lama pulih.

"Kalau cedera hamstring sudah lama pulih. Sekarang tinggal fokus pemulihan fisiknya karena lama istirahat," katanya.

Jeda kompetisi yang cukup panjang memang memberikan banyak ruang bagi para pemainnya untuk recovery. Praktis, saat ini hanya ada dua pemain yang diragukan tampil, yakni kiper Wawan dan Juan Revi. Keduanya harus absen hingga akhir musim karena cedera.

uharto Ragu Terjunkan Cusell


STRIKE BOLA -- Careteker PSMS Medan, Suharto belum bisa melihat jauh soal kemungkinan langsung menerjunkan pemain anyarnya, Tonnie Cusell, dalam pertandingan kontra Persela Lamongan di Stadion Teladan, Medan, Minggu, 20 Mei 2012.

Pelatih berkepala plontos itu beralasan, dia masih perlu mencermati lebih dalam kondisi fisik Cusell, meski sang pemain sendiri menyatakan diri fit bila nantinya diterjunkan sang pelatih untuk melakoni debutnya kontra Persela.

Suharto menyatakan baru bisa mengambil keputusan setelah tim melakukan latihan persiapan terakhir jelang laga. "Kami lihat saja nanti. Kelihatannya belum. Karena selain fisik yang masih meragukan karena lelah usai melakukan perjalanan jauh dari Belanda, dia masih perlu beradaptasi dengan tim," kata Suharto.

Suharto menilai, proses penyesuaian diri dengan tim dan lapangan tidak mudah seperti perkiraan. "Adaptasi dengan tim serta lapangan tidak gampang. Latihan sore kemarin dia sudah melihat rekannya berlatih. Hari ini, dia akan ikut berlatih. Kami akan lihat dulu kondisinya," Suharto melanjutkan.

Bergabunya pemain yang pernah merumput bersama tim Divisi II Liga Belanda itu pun mendapat sambutan positif dari Suharto. Dia menaruh ekspektasi, Tonnie bisa menambal barisan tengah Tim Ayam Kinantan yang seringkali berlubang lantaran terkena akumulasi dan cedera.

"Pasti, kehadirannya cukup membantu lini tengah. Semakin banyak pilihan semakin bermanfaat bagi barisan tengah. Apalagi pemain tengah kami sering absen karena akumulasi dan cedera. Jadi kami cukup membantu," dia menambahkan.

sumber:http://bola.vivanews.com/news/read/314928-live-antv--suharto-ragu-terjunkan-cusell

Kamis, 17 Mei 2012

Review: Awal Manis Garuda di Palestina


STRIKE BOLA -- Indonesia mengawali perjalanannya di ajang Al-Nakbah, Palestina, dengan hasil cukup memuaskan, yaitu menang 2-0 atas Timnas Mauritania.

Kemenangan ini membuat kans tim Garuda untuk lolos ke babak semifinal cukup terbuka.

Indonesia tertekan di awal pertandingan dan para pemain sering melakukan kesalahan mendasar. Sebagian besar pemain masih minim pengalaman internasional dan itu membuat permainan kubu Indonesia terkesan sangat berhati-hati..

Awan gelap di menit-menit pembukaan sirna ketika Hendra Bayauw berhasil membawa Indonesia unggul 1-0 lewat sebuah serangan balik pada menit ke-20. Gol itu membuat kepercayaan diri Titus Bonai dan kawan-kawan meningkat.

Hasilnya bisa dilihat beberapa menit setelahnya. Hanya selang lima menit dari gol pertama, Indonesia menggandakan keunggulan ketika Novan Setya yang mengiris sektor sayap kiri melepaskan tembakan yang tak bisa diantisipasi oleh Yakoub Fall.

Tertinggal dua gol, Mauritania pun meningkatkan serangannya. Beberapa kali para pemain Mauritania menciptakan peluang, namun gagal dikonversikan menjadi gol karena ketangguhan kiper Wahyu Tri Nugroho di bawah mistar Indonesia.

Skor 2-0 untuk Indonesia bertahan hingga jeda.

Pada babak kedua, Indonesia masih berada di bawah tekanan Mauritania. Koordinasi antarlini Indonesia terlihat kurang padu dan beberapa kali umpan panjang mereka gagal menemui sasaran.

Pada menit ke 68, Mauritania mendapatkan penalti setelah Nopendi menarik baju pemain depan Mauritania. Kembali, Wahyu Tri Nugroho menunjukkan ketangguhannya. Dia berhasil mementahkan eksekusi penalti itu dan menghindarkan gawang Indonesia dari kebobolan.

Ketika peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan, skor tidak berubah, tetap 2-0 untuk kemenangan Indonesia.

Hasil ini membuat Indonesia menempati peringkat dua Grup B dengan tiga poin. Posisi puncak ditempati Kurdistan, yang juga meraih poin maksimal, tapi lebih unggul produktivitas gol.

Pertandingan berikutnya adalah melawan Kurdistan, Sabtu (19/5). Akan tetapi, sebelum itu, sepertinya pelatih Nil Maizar masih harus berpikir keras untuk membenahi sejumlah kekurangan tim Garuda yang muncul saat melawan Mauritania tadi.

Susunan Pemain Indonesia (4-4-2) :
Wahyu Tri Nugroho (GK) ; Wahyu Wijiastanto, Novan Setia, Handi Ramdhan, Nopendi ; Jajang P (Slamet Nurcahyo 70′), Taufik, Hendra Bayaw, Samsul Arif (M. Rahmat 58′) ; Irfan Bachdim, Titus Bonai (M. Nur Iskandar 80′). (bola/gia)

sumber:http://www.bola.net/tim_nasional/review-awal-manis-garuda-di-palestina-df93e4.html

Demi Negara, Cavani Ancam Napoli


STRIKE BOLA -- Edinson Cavani mengatakan kepada Napoli, apa pun yang terjadi, dirinya ingin menjadi bagian dari skuad tim nasional Uruguay untuk berlaga di Olimpiade 2012.

Berbicara kepada A Fondo, bomber berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa dia akan berangkat ke London, tak peduli walaupun klubnya tidak mengizinkan.

"Saya ingin bermain di Olimpiade," tutur Cavani. "Saya tidak mau mendengar kata 'tidak' dari Napoli. Saya sudah berbicara kepada mereka tentang hal ini dan menegaskan niat saya untuk memperkuat negara."

"Saya siap berjuang untuk Uruguay jika mereka membutuhkan saya."

"Jika Napoli tidak mengizinkan, saya akan kembali ke Italia, membuat kekacauan yang tak pernah dibayangkan oleh siapa pun sebelumnya, lalu berangkat ke London," tegas Cavani

Cavani merupakan salah satu mesin gol andalan Napoli di Serie A musim ini dengan 23 gol dalam 35 pertandingan.

Olimpiade London 2012 akan berakhir pada 12 Agustus, kala Napoli sudah memulai persiapan pra-musimnya untuk kompetisi 2012/13.

sumber : http://www.bola.net/italia/demi-negara-cavani-ancam-napoli-f832ba.html

Spaso Top Skor Sementara Piala Indonesia


STRIKE BOLA -- Ilija Spasojevic tampil luar biasa dengan memborong dua gol kemenangan PSM atas Arema Indonesia di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia.

Bermain di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (16/5) malam, Spaso mencetak gol di menit ke-11 dan 57.

Tambahan dua gol menggenapi koleksinya menjadi empat. Sebelumnya, ketika menjamu Madiun Putra pada leg kedua, Spaso juga mencetak dua gol. Ia kini tampil sebagai pemain tersubur di ajang Piala Indonesia.

Pemain berusia 25 tahun itu mengaku sangat bahagia karena mampu mencetak dua gol untuk kemenangan PSM. Menurut dia, gol yang diciptakannya merupakan kerja sama apik dari rekan-rekannya.

Spaso bangga bisa bermain di tim PSM dengan pemain yang pantang menyerah dan selalu bersemangat. Hal itu pula yang memacu dirinya untuk selalu mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mencetak gol serta memuaskan pecinta PSM.

"Semua pemain bermain fantastis. Gol saya ini persembahkan buat seluruh suporter. Mereka tak berhenti mendukung kami sepanjang laga," ujar Spaso.

Di laga kontra Arema, pelatih Petar Segrt menobatkan dirinya menjadi man of the match. Petar menilai, Spaso berjuang keras dan membuktikan kapasitasnya dengan gol sangat berkelas.

Musim ini, Spaso sudah mengemas 12 gol di semua ajang kompetisi. Empat di Piala Indonesia dan delapan golnya pada Indonesian Premier League (IPL). Koleksi golnya di IPL kini sudah setara dengan rekannya Rahmat.
(nda/end)

sumber :http://www.bola.net/indonesia/spaso-top-skor-sementara-piala-indonesia-0dd20f.html

Petar Segrt Tidak Protes Keputusan Wasit Johandri


STRIKE BOLA -- PSM Makassar memang berhasil menang 2-1 di leg pertama babak 16 besar Piala Indonesia saat menjamu Arema FC di Stadion Andi Mattalatta, Rabu (16/5) malam. Tapi, PSM sempat kecewa dengan keputusan wasit yang mengesahkan gol telat Arema.

Bermain di kandang sendiri, PSM sudah unggul 2-0 hingga memasuki menit ke-90 sebuah petaka terjadi. Berawal dari tendangan sudut, Putut menyambut bola dan menyundulnya masuk ke gawang.

Gol ini dinilai kontroversial oleh Andi Oddang dkk karena menganggap Putut terlebih dahulu melakukan pelanggaran dengan menahan dan menghalangi kiper Deny Marcel. Namun wasit Johandri mengesahkan gol tersebut dan disambut gembira pasukan Dejan Antonic. Maklum, gol tandang ini bisa menjadi modal mereka pada leg kedua yang akan digelar di Malang, 30 Mei mendatang.

Saat pertandingan usai, pemain PSM yang tidak terima keputusan tersebut berusaha untuk melakukan protes. Namun, aksi ini malah memicu keributan antar pemain kedua tim bahkan ikut melibatkan ofisial.

Meski dirugikan, pelatih PSM, Petar Segrt, menegaskan tidak akan melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kepemimpinan Johandri. Ia bisa menerima keputusan tersebut meskipun pahit.

“Tidak. Saya tidak akan melakukan protes kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Johandri. Dia sudah bekerja dengan baik meski di menit-menit akhir dia membuat keputusan yang menurut kami merugikan PSM,” kata Petar.

“Ini adalah keputusan wasit dan setelah pertandingan kami sudah melakukan protes dengan tidak menyentuh wasit. Tapi, pada akhirnya kami semua harus menerima hasil ini,” ujar Petar.

Langkah ini sepertinya memberikan tamparan dan sindiran kepada Arema FC yang sebelumnya melayangkan surat protes kepada PSSI terkait kepemimpinan wasit Sulistyoko di ajang IPL, Sabtu (12/5) lalu. Arema menilai, wasit mencuri kemenangan mereka setelah memberikan hadiah penalti kepada PSM, juga di penghujung pertandingan.

“Saya tidak ingin melakukan sesuatu sama yang Arema perbuat. Mereka protes kepada wasit karena keputusan di IPL, mereka juga melakukan tekanan kepada wasit sebelum pertandingan Piala Indonesia. Ini patut disayangkan, karena Arema adalah tim yang hebat dengan manajemen yang bagus,” ujar Petar.

Petar malah menaruh simpati kepada wasit Indonesia yang selalu menjadi sorotan setiap pertandingan. Menurut pelatih asal Kroasia, wasit harus mendapat perlindungan agar mereka bisa bekerja dengan professional.

“Mereka membutuhkan pertolongan. Gaji mereka juga belum dibayar,” kata Petar.

“Seharusnya, tiga wasit yang bertugas harus tinggal bersama-sama. Karena, jika bertemu satu dengan yang lain hanya sehari atau saat pertandingan, maka tidak tercipta komunikasi antar mereka dan ini membuat mereka kadang tidak bekerja secara professional,” ujar Petar. (nda/gia)

sumber:http://www.bola.net/

Minggu, 13 Mei 2012

Persiraja Tuntaskan Dendam pada Persibo


STRIKE BOLA -- Persiraja Banda Aceh berhasil mempertahankan tren positif, usai usai menang tipis 1-0 (0-0) atas tamunya Persibo Bojonegoro dalam lanjutan Indonesian Primeir League (IPL) 2011/2012, Minggu (13/5/2012).

Bermain di Stadion Dimurtala, Lampinueng, gol semata wayang Laskar Rencong diciptakan Murilo Reibeiro De Almeida pada menit 68.

Kemenangan ini sekaligus menuntaskan dendam Andrea dan kawan-kawan atas kekalahan 0-2 pada putaran pertama di markas Laskar Anglin Dharma. Ini juga tercatat sebagai kemenangan kandang kelima bagi Persiraja.

Raihan tiga poin ini membuat Persiraja merangkak ke posisi lima dengan koleksi 23 poin. Sementara Persibo gagal menyamakan poin dengan pemuncak klasmen sementara Semen Padang FC yang terpaut tiga angka.

Keberhasilan ini juga menoreh hasil positif bagi Persiraja yang belum terkalahkan dalam lima kali berturut-turut bermain di kandang.

Persiraja langsung bermain ofensif sejak menit awal babak pertama. Serangan bertubi-tubi dibangun Syakir Sulaiman dan kawan-kawan cukup merepotkan barisan pertahanan tim tamu.

Persibo sendiri beberapa kali melakukan serangan balik yang cukup mengancam gawang tuan rumah, namun buruknya penyelesaian akhir kedua tim membuat marka 0-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki interval kedua, Persiraja yang tak mau dipermalukan depan publiknya sendiri tak mengendurkan serangan. Sementara pasukan Anglin Dharma mulai bermain terbuka, setelah babak pertama lebih banyak bertahan.

Berkah datang pada menit ke 68 setelah wasit menghadiahi penalti, karena Leke Anderson melakukan pelanggaran keras terhadap Defri Rizki yang sedang membawa bola.

Murilo Reibeiro De Almeida yang menjadi eksekutor mampu membuat seisi stadion bergemuruh.

Tendangan 12 pas De Almeida sebenarnya mampu ditahan kiper Fauzi Toldo, sialnya bola justru mental lagi ke kaki striker asal Timor Leste tersebut yang kemudian langsung diteruskannya ke dalam gawang.

Dua menit berselang, anak asuh Paul Camargo nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, tendangan Jairon Feleciano dalam kotak penalti menipis ditiang gawang dijaga Yudha Andika.

Hingga wasit meniupkan peluit akhir, skor 1-0 untuk Persiraja tak berubah.

Wonderley Junior, Asisten Pelatih Persibo mengucapkan selamat atas kemenangan Persiraja yang kelima secara beruntun.

"Persiraja mendominasi, kita punya dua peluang tapi tertahan kiper," katanya.

Timnya tak maksimal hari ini, karena ada tujuh pemain inti absen, lima diantaranya harus membela tim nasional, sisanya terkena akumulasi kartu kuning. "Tapi itu tidak bisa menjadi alasan," ujar Junior.

Pelatih Persiraja Herry Kiswanto mengaku, sempat merasa was-was sebelum pertandingan karena ada sejumlah pilar inti harus absen, akibat cidera dan akumulasi kartu.

Walaupun mendominasi sepanjang pertandingan, Herry menilai, anak asuhnya minim menciptakan peluang dalam laga ini. "Ini menjadi bahan evaluasi kita ke depan," tukasnya.

Susunan pemain:

Persiraja:
Yudha Andika (GK), Andria, Yudi Khoerudin, Yusrizal, Gilang Angga Kesuma (DF), Defri Rizki, Erik Saputra, Stepen Nagbe Mennoh/Muhammad Nasir (C), Syakir Sulaiman/Mukhlis Nakata (MF), Imral Usman, Murilo Ribeiro De Almeida (FW).

Persibo: Fauzi Toldo (GK), Leke Anderson, Aang Suparman (C), Hari Syahputra (DF), Edy Sibung, Mekan Nasiron, Dian Irawan/Aries Tuansyah, Aulia Tri Hartanto, Gustavo Hernan Ortiz/Sahroni (MF), Wahyu Teguh, Jairon Feleciano (FW).

(win)

Jumat, 11 Mei 2012

Trio Macan Hadirkan Suporter Bola


STRIKE BOLA -- Di tengah kasus yang terjadi antara Trio Macan dan 3 Macan, justru Trio Macan kini sedang disibukkan untuk syuting video klip mereka Iwak Peyek, di studio SPARC, Cijantung, Jakarta Timur.

Trio Macan yang kini beranggotakan Lia Amalia, Ifa Novanda dan Sherly Chacha ini bercerita bahwa konsep video klip terbaru mereka mengenai sebuah pesta.

"Iya nih temanya pesta euphoria. Kita mau sampaikan ke masyarakat bahwa inilah Trio Macan sesungguhnya. Insya Allah hasilnya memuaskan untuk kita semua. Sebenarnya sih temanya campur aduk, tema bola lah. Yang buat lagunya juga suporter, dia anak Surabaya," jelas Trio Macan.

Mereka menambahkan bahwa Iwak Peyek adalah lagu yang cukup ceria. Sehingga tidak heran akan ada permainan bola, kembang api, aksi motor dan lainnya.

"Bahkan ada temen kita dari Milan yang ikut berpartisipasi dalam pembuatannya. Kita sangat disupport penggemar ya, bahkan juga dari suporter bola di Indonesia. Jadi saat ada adegan motor yang muter itu ada banyak suporter yang support kita," papar mereka.Sementara untuk kostum, Trio Macan dengan kompak menyatakan bahwa mereka mengambil inspirasi dari kostum beberapa artis internasional. Meskipun masih juga menampilkan kostum macan dan lebih mengenakan high heels.

sumber: kapanlagi

Sejumlah Pilar Arema Absen Lawan PSM


STRIKE BOLA -- MAKASSAR - Arema FC mendapat kendala yang tak enteng kala menantang PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sabtu (12/5) sore nanti. Selain persoalan kondisi fisik yang kurang sempurna dengan padatnya jadwal, sejumlah pemain pilar juga dipastikan absen.

Setelah Marko Krasic dan Gunawan Dwi Cahyo harus istirahat total karena cedera, pemain yang harus absen adalah kapten Legimin Raharjo dan Roman Chmelo yang terkena akumulasi kartu kuning. Tereduksinya kekuatan itu membuat tren positif Arema FC diragukan bisa berlanjut.

Sebab keberadaan Legimin dan Roman Chmelo sangat krusial di posisi gelandang dan full back kanan. Terutama lapangan tengah, tanpa Marko Krasic dan Roman Chmelo berarti Arema tidak mempunyai pemain yang berpengalaman di posisi ini. Mungkin Pelatih Arema Dejan Antonic bisa menurunkan Anggo Julian dan Herman Romansyah.

Pada pertandingan AFC Cup kontra Navibank Saigon yang dimenangkan 6-2, Arema masih bisa menjaga keseimbangan walau tanpa Krasic dan Gunawan. Dejan sendiri mengakui timnya tak begitu beruntung kali ini karena datang ke markas tim tangguh dengan kondisi yang tidak lengkap.

Walau begitu ia masih percaya timnya masih bisa menunjukkan permainan terbaik di tengah krisis. “Kami sering menghadapi situasi sulit dan terbukti bisa melewatinya dengan baik. Ini pertandingan yang tidak ringan, tapi kami harus bisa menjalaninya dengan kepercayaan diri,” ungkap Dejan sehari jelang laga.

Lini tengah diakuinya menjadi posisi yang harus ditangani sebaik-baiknya karena Roman Chmelo dan Marko Krasic absen secara bersamaan. Sejak menduetkan Krasic dan Chmelo di lapangan tengah, belum pernah Dejan menemui keduanya absen secara bersamaan.

Praktis, sepanjang 90 menit nanti menjadi tugas sangat berat bagi Anggo Julian maupun Herman Romansyah. Keduanya harus berjibaku ikut penyerangan sekaligus menghardik tekanan tuan rumah yang diprediksi tampil agresif. Keuntungan Arema FC adalah tak adanya penyerang yang mengalami gangguan.

Kuartet lini depan masih cukup lengkap dan membahayakan, yakni Ahmad Amiruddin, TA Musafri, Putut Waringin Jati, serta Andrew Barisic. Melihat keberhasilan memakai pola 4-2-3-1 di ajang AFC Cup, tampaknya formasi yang sama juga akan diturunkan saat menghadapi PSM.

“Saya bisa memakai 4-4-2 atau 4-2-3-1, tergantung bagaimana kebutuhan di lapangan nanti. Mungkin tak banyak berbeda dengan pertandingan sebelumnya. Yang pasti strategi selama ini cukup berhasil dimainkan pemain, termasuk saat lolos dari fase grup Afc Cup,” tukas Dejan.

Sedangkan untuk menutup posisi Legimin Raharjo, Dejan bisa memaksimalkan Chaerul Rifan yang berposisi asli sebagai stopper. Rifan yang mantan pemain Persija Jakarta selama ini belum pernah merangsek ke tim utama dan kemungkinan ia bakal menjalani debutnya di Makassar sore nanti.

Soal kekuatan PSM, Dejan memastikan timnya sulit untuk mengulang kemenangan 4-0 di Stadion Gajayana pada pertemuan putaran pertama lalu. Ia yakin PSM bakal melakukan tekanan hebat untuk membalas kekalahan tersebut. Menurutnya PSM merupakan salah satu tim yang berpengalaman di IPL dan bukan lawan biasa.

“Semua tahu bagaimana sisi historis PSM. Mereka tim berpangalaman yang mempunyai pendukung fanatik. Saya memperkiraklan mereka akan memberikan tekanan, tapi kami tidak boleh membiarkan mereka terus menekan. Saya rasa nanti bisa menjadi menjadi pertandingan yang bagus dan berkualitas,” tandasnya.

Andik Vermansyah Perkuat Persebaya IPL Lawan Bontang


STRIKE BOLA -- Kubu Persebaya IPL bisa sedikit bernafas lega. Harapan bisa meurunkan pemain timnas saat jamu Bontang FC, Minggu (13/5) terkabul. Ini seiring dengan kedatangan Andik Vermansyah dalam sesi latihan Persebaya, Jumat (11/5).

"Kalau sudah gabung latihan berarti Andik bisa kita turunkan," ujar pelatih Divaldo Alves.

Sejak awal pekan lalu, Andik sudah di Yogyakarta. Pemain 20 tahun ini bergabung bersama timnas U-23 Indonesia. Selain Andik, pemain muda Persebaya IPL lainnya, Nurmufid Fastabiqul Khoirot juga masuk dalam list pemain U-23. Hanya saja Fasta, belum bergabung karena masih membela Persebaya IPL lawan PSLS di Piala Indoensia.

Jika Andik pasti bergabung, lain halnya dengan trio Persebaya (IPL) yang saat ini bergabung dengan timnas senior Indonesia, yakni kiper Endra Prasetya, Rendi Irwan dan jenderal lapangan tengah Bajul Ijo, Taufiq. Divaldo belum tahu apakah ketiganya bisa dipinjam.

"Kita sudah kirim surat pada manajemen timnas. Tapi keputusan terakhir tetap pada mereka," jelas mantan pelatih Minangkabau FC dan Persijap ini.

Pertanyaan Divaldo mungkin bakal terjawab sore ini, usai timnas beruji coba lawan Persiba di Stadion Sultan Agung, Bantul. Kabarnya, setelah pertandingan, akan diketahui siapa-siapa pemain yang diberangkatkan ke Pakistan. Skuad Garuda akan berangkat, Minggu besok lusa.

Indonesia akan berpartisipasi di Turnamen Al-Nakbah di Palestina 16-23 Mei mendatang. Selain Indonesia, turnamen ini juga diikuti Irak, Yordania, Mauretania, Pakistan, Srilanka, Tunisia, dan Uzbekistan. (gk-31)

sumber :http://www.goal.com/id-ID/