Tampilkan postingan dengan label LIGA EROPA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIGA EROPA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Juli 2012

Hat-trick Hebat La Furia Roja


STRIKE BOLA -- Spanyol akhirnya jadi juara Piala Eropa 2012. Sukses tersebut menjadikan La Furia Roja sebagai tim pertama di dunia yang berhasil mempertahankan gelar sekaligus memenangi tiga gelar mayor secara beruntun.

Dalam laga final yang berlangsung Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Spanyol tampil perkasa atas Italia. Gol-gol dari David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres dan Juan Mata memberi 'Tim Matador' status sebagai jawara Eropa dengan kemenangan mutlak 4-0.

Kemenangan atas Italia memberi Spanyol trofi juara ketiganya dalam empat tahun terakhir. Bukan trofi biasa yang dibawa pulang skuad Spanyol karena itu merupakan piala-piala paling bergengsi di dunia.

Semua bermula empat tahun lalu, saat Piala Eropa digelar di Austria-Swiss. Menjalani final pertamanya sejak tahun 1984, Spanyol sukses menundukkan Jerman dengan skor 1-0. Saat itu Torres jadi penentu kemenangan dengan gol yang dia buat.

Dua tahun kemudian di Afrika Selatan, Spanyol bisa melanjutkan sukses tersebut. Kali itu Belanda yang mereka tundukkan, juga dengan skor 1-0. Pencetak gol kemenangan Spanyol di Soccer City Stadium saat itu adalah Andres Iniesta.

Buat Spanyol sendiri, ini merupakan titel Piala Eropa mereka yang ketiga. Gelar pertama didapat 'Tim Matador' di tahun 1964

sumber : http://sport.detik.com/pialaeropa/read/2012/07/02/035810/1955226/514/hat-trick-hebat-la-furia-roja

Casillas Bertabur Rekor di Polandia-Ukraina


STRIKE BOLA -- Iker Casillas tak hanya berhasil membawa Spanyol mempertahankan titel juara Piala Eropa, melainkan mencatatatkan sejumlah rekor pribadi untuk kiper 31 tahun itu.

Casillas sebelum laga final kontra Italia, Senin (2/6/2012) dinihari WIB, sudah delapan kali tak kebobolan di Piala Eropa. Ia berjarak satu partai dari pemegang rekor sebelumnya yakni eks Kiper Belanda, Edwin van der Sar.

Usai 90 menit laga di Olympic Stadion Kiev yang berkesudahan 4-0 untuk Spanyol, Casillas pun berhasil menyamai rekor Van Der Sar tersebut dan kiper Real Madrid itu hanya butuh tiga Piala Eropa untuk melakukannya (Casillas debut di Piala Eropa 2004).

Tak hanya itu, Casillas jadi pesepakbola dunia pertama yang berhasil meraih 100 kemenangan bersama timnas. Hebatnya jumlah kemenangan itu diraih di penampilannya ke-137 di mana artinya sekitar 80 persen lebih partai ia menangkan.

Casillas mengalahkan Ahmed Hassan (Mesir) dan Lilian Thuram (Prancis) dengan 94 kemenangan serta Mohammed Al-Deayea dan Ali Daei dengan 89 kemenangan.

Rekor lain adalah ia memecahkan rekor kiper legendaris Italia, Dino Zoff, yakni 494 menit tanpa kebobolan di Piala Eropa. Sejak dibobol oleh Antonio Di Natale di laga pembuka, gawang Casillas selalu perawan hingga usainya pesta sepakbola Eropa.

Senin, 25 Juni 2012

Spanyol Vs Portugal Bak El Clasico


STRIKE BOLA -- Gelandang timnas Spanyol, Cesc Fabregas, menganggap laga semifinal Kejuaraan Eropa 2012 menghadapi Portugal layaknya pertandingan El Clasico antara Barcelona lawan Real Madrid.

Fabregas menilai ada kemiripan antara gaya permainan Portugal dengan Madrid yang mengandalkan serangan balik cepat. Sedangkan Spanyol mengandalkan strategi yang sama seperti Barcelona yakni tiki-taka.

"Anda bisa membandingkan semifinal ini seperti pertandingan Real Madrid melawan Barcelona dalam hal gaya permainan tim," ujar Fabregas seperti dilansir The Sun.

"Portugal adalah salah satu tim terkuat di dunia. Mereka bertahan dengan bagus dan berbahaya dalam serangan balik. Mereka mirip dengan Real Madrid dan kami harus dalam kondisi terbaik untuk bermain," sambungnya.

Portugal memang sedikit indentik dengan Madrid. Setidaknya ada tiga pemain Seleccao das Quinas yang merupakan pemain Madrid, yakni Cristiano Ronaldo, Pepe dan Fabio Coentrao.

Fabregas kemudian menjelaskan alasan para pemain Spanyol yang tidak merayakan kemenangan 2-0 atas Perancis di perempat final terlalu berlebihan.

"Saya pikir di akhir pertandingan, kami hanya berpikir "Baiklah kami menang". Empat tahun lalu ketika kami menang di perempat final atas Italia lewat adu penalti, kami merayakannya dengan melompat-lompat di tengah lapangan," papar Fabregas.

"Kini kemenangan seperti hal yang biasa. Tapi, kami harus tetap melakukan evaluasi setelah kemenangan itu, karena Portugal adalah lawan yang sulit untuk dikalahkan," tuntasnya.

Spanyol akan menghadapi Portugal di Donbass Arena, Donetsk, Rabu 27 Juni 2012 waktu setempat (Kamis dini hari WIB). (one)

Senin, 18 Juni 2012

Prandelli Minta Pemainnya Tak Pikirkan Laga Kroasia-Spanyol

 
FOTO:Getty Images/Claudio Villa Krakow - Apakah Italia lolos ke perempatfinal Piala Eropa 2012 tak hanya ditentukan mereka sendiri, melainkan juga tim lain. Cesare Prandelli tak mau itu membebani anak asuhnya dan meminta Gli Azzurri berkonsentrasi mengalahkan Republik Irlandia.

Spanyol saat ini memuncaki klasemen Grup C dengan 4 poin, satu posisi lebih baik dari Kroasia yang ada di posisi dua dengan poin sama. Italia yang ada di posisi tiga dengan 2 poin akan ikut berebut tiket lolos dari grup ini, sedangkan Republik Irlandia yang belum punya angka sudah dipastikan kandas.

Di laga terakhirnya, La Furia Roja akan berhadapan dengan Kroasia di PGE Arena, Selasa (18/6/2012) dinihari WIB. Hasil seri sudah cukup memastikan Spanyol lolos ke perempatfinal sedangkan kemenangan akan bikin mereka menjuarai grup.

Nah, hasil itu akan membuat kemenangan besar yang diraih Italia nantinya akan terasa sia-sia, karena mereka akan kalah produktivitas gol saat melawan Spanyol dan Kroasia.

Maka boleh jadi Italia akan terbebani dengan kemungkinan Kroasia dan Spanyol 'bermain mata' di laga tersebut. Tapi Prandelli tak ingin hal itu terjadi dan meminta Gianluigi Buffon dkk fokus untuk meraih tiga poin dari Irlandia.

"Tiga hari lalu aku katakan jika semuanya tergantung kami dan kami harus mempersiapkan pertandingan ini dengan hanya memikirkan mengenai hasil laga kami. Jika yang lain membicarakan soal itu, kami tak akan terganggu karenanya dan kami fokus pada laga kami sendiri," tegas Prandelli di Football Italia.

"Anda sudah tahu apa yang kupikirkan soal laga lain. Tentunya tidak menyenangkan bahwa Spanyol yang memuja sepakbola menghibur, fair play dan menang dengan meyakinkan, hanya ingin mengincar hasil seri," sambungnya.

"Seperti yang kukatakan bahwa kami hanya memikirkan laga kami sendiir kami dan kami harus tampil sebaik mungkin untuk menang," tuntas Prandelli.

(http://sport.detik.com mrp / krs )

Ronaldo dan Belanda yang Tak Seimbang

 

Belanda akhirnya harus menerima kenyataan tersingkir dari Piala Eropa 2012 setelah kalah dari Portugal. Seorang Cristiano Ronaldo dan ketidakseimbangan tim jadi penyebab kegagalan De Oranje.

Belanda menghadapi Portugal dengan satu tujuan: harus menang dengan selisih dua gol. Cara inilah sebagai satu-satunya cara untuk menjaga asa mereka untuk lolos ke babak perempat final Piala Eropa 2012, dengan catatan Denmark harus kalah dari tangan Jerman.

Belanda untuk pertama kalinya memasang formasi 4-4-2 di turnamen ini setelah menuai dua kegagalan dengan memakai formasi 4-2-3-1. Sedangkan Portugal tetap bermain dengan formasi 4-3-3.

Belanda yang mengejar kemenangan dan gol akhirnya bermain terbuka dan tidak mampu menahan serangan Portugal dan menyerah. Kekalahan ini membuat mereka harus angkat kaki dari tunamen empat tahunan ini.

Van der Vaart Sempat Mengancam

Terutama kehadiran Van der Vaart memang memberi asupan tenaga yang berarti dalam sisi penyerangan. Van der Vaart membuat rasio antara unit menyerang dan bertahan Belanda menjadi 5-5 (Huntelaar, Van Persie, Sneijder, Robben, Van der Vaart : Mathijsen, Vlaar, Jetro Willems, van der Wiel dan de Jong), bukan lagi 4-6 sebagaimana di laga sebelumnya saat Nigel De Jong dan Mark van Bommel dimainkan bersamaan.

Dengan Sneijder di kiri dan Robben di kanan (keduanya diberi kebebasan bergerak), posisi Van Persie di belakang Huntelaar di depan, maka masuknya Van der Vaart membuat tekanan dari jantung permainan jadi lebih berbahaya. Van der Vaart menjadi anchor-man yang diberi ruang banyak untuk mengontrol permainan. Bersama De Jong, Van der Vaart menjadi dua pemain dengan angka touch-balls dan jumlah passing terbanyak dalam pertandingan ini.

Kebebasan bergerak yang dimiliki Van der Vaart ini jauh lebih luas dibanding yang didapat Sneijder di dua laga sebelumnya. Itu konsekuensi taktik dari dipasangnya dua striker di depan (Van Persie dan Huntelaar) dan dibiarkannya Sneijder-Robben di sayap bebas bergerak ke tengah.

Situasi itu tidak bisa tidak memaksa unit bertahan Portugal bermain lebih ke dalam, karena sisi paling tajam dari Belanda semuanya ada di baris depan.


Inilah yang memungkinkan Van der Vaart bisa mencetak gol. Van der Vaart mendapatkan ruang yang sangat leluasa di depan defensive-line Portugal. Seperti terlihat dalam gambar di atas, ada 5-6 pemain Portugal sudah berjaga di dalam kotak, sementara Van der Vaart leluasa melakukan eksekusi.

Lubang di Pos Gelandang Bertahan

Dengan situasi itu, Belanda mendapat angin besar. Strategi ini sempat berhasil sampai 20 menit pertama. Saat Van der Vaart mencetak gol, jumlah passing antara kedua tim adalah 102 untuk Belanda berbanding 27 untuk Portugal, sangat jomplang!

Pembenahan dilakukan Paulo Bento dengan meminta tiga gelandang tengah mereka untuk lebih berani melakukan pressing, terutama memutus Van der Vaart yang dengan ciamik menjadi penghubung antara unit bertahan dan menyerang Belanda.

Jika Veloso diposisikan di depan center back Portugal, maka Moutinho dipasang untuk menahan permainan Van der Vaart. Sedangkan Meireles dipasang di belakang Van Persie, sehingga posisi striker Arsenal tersebut berada diantara Meireles dan Veloso.

Keberhasilan mereka menahan pemain tengah Belanda untuk masuk ke pertahanan mereka, membuat para pemain tim Negeri Kincir angin ini gagal masuk ke kotak penalti Portugal dan menciptakan peluang-peluang.

Hal ini juga berhasil meredam pergerakan Van der Vaart sekaligus menekan daerah Defensive Midfielder Belanda yang dijaga Nigel de Jong. Ini bukan hanya membuat arus permainan menjadi lebih seimbang, tapi pada saat yang sama membuat De Jong mendapat pekerjaan tambahan. Untuk pertama kalinya tekanan dari Portugal meningkat.

Mengingat kemampuan bertahan Van der Vaart memang kurang baik, beban sepenuhnya berada di pundak de Jong.

Di sinilah gol penyama kedudukan dari Portugal lewat kaki Ronaldo bisa muncul. De Jong terlihat menjadi lubang dalam proses gol ini.



Ketika Joao Pereira masuk ke tengah lapangan dari sisi kiri pertahanan Belanda, De Jong (dalam lingkaran hitam) terlihat pasif. Defensive-line Belanda (garis putih) sudah tepat memasang garis sejajar berhadapan dengan tiga pemain Portugal. Masalah terjadi ketika Postiga tidak diam, tetapi dia turun seakan hendak menjemput bola dari Pereira.

De Jong tetap pasif dan ini memaksa Mathijsen (dalam lingkaran putih) naik mengikuti pergerakan Postiga dan meninggalkan lubang di baris pertahanan. Saat itulah Pereira mengirim through-pass pada Ronaldo yang diselesaikannya dengan dingin. 1-1.

Sepakbola Efektif

Catatan penguasaan bola Belanda di babak pertama mencapai 62%. Namun hal ini tidak dapat mereka manfaatkan untuk mencetak gol lebih banyak. Jangankan mencetak gol, mendekati kotak penalti pun merupakan hal yang sulit bagi mereka. Penguasaan bola lebih banyak terjadi di lini belakang dan lini tengah.

Jika kita lihat chalkboard passing kedua tim di babak I, terlihat bagaimana Belanda banyak memainkan bola di lini tengah. Saat memasuki final-third, rasio passing mereka menjadi berkurang drastis. Bandingkan dengan Protugal yang produksi passing mereka merata antara di lini tengah dan lini depan.



.
Ini yang menyebabkan rasio percobaan mencetak gol dimenangkan oleh Portugal. Walaupun kalah dalam penguasaan bola, Portugal berhasil membuat 4 shot on target dari 12 attempts yang mereka lakukan. Sebaliknya, Belanda hanya berhasil membuat 2 shot on target dari 7 attempts di babak pertama.

Pergantian pemain

Di menit 64, Paulo Bento memasukan Nelson Oliveira untuk menggantikan Helder Postiga. Pergantian ini sama seperti apa yang Bento lakukan ketika Portugal berhadapan dengan Jerman dan Denmark. Alih-alih sebagai penyerang, Oliveira bergerak aktif untuk menarik perhatian lawan.

Van Marwijk kemudian melakukan perjudian dengan memasukan gelandang Affelay menggantikan pemain bertahan Jetro Willems di menit 67. Sejak saat itu, Belanda bermain dengan formasi 3-2-3-2. Trio Afellay, Sneijder dan Robben menopang duet striker Van Persie dan Huntelaar.

Keputusan Marwijk ini akhirnya harus dibayar mahal, setelah Ronaldo kembali berhasil membobol gawang Stekelenburg di menit 74. Dalam satu serangan balik, Nani berhasil mengirim assist kepada Ronaldo. Sebagaimana terjadi pada gol pertama, Pergerakan Ronaldo ini terbantu oleh pergerakan Oliveira yang berhasil masuk ke pertahanan dan mengalihkan perhatian bek-bek Belanda.

Panggung Ronaldo


Dalam pertandingan ini Ronaldo berhasil menebus kegagalan mencetak gol di dua pertandingan awal. Setengah dari total shot on target dan attempts Portugal dsumbangkan oleh pemain Real Madrid tersebut. Di pertandingan melawan Belanda, Ronaldo berhasil mencetak 2 gol, dari 4 shot on target dan 12 attempts. Dua tembakan Ronaldo pun sempat membentur tiang gawang Stekelenburg.

Sebagaimana dua laga sebelumnya, juga di laga-laga bersama Real Madrid, Ronaldo secara formasi memang berada di sisi kiri penyerangan, tapi dia diberi kebebasan bergerak untuk masuk ke tengah dan depan. Ini pola yang mudah dibaca sebenarnya. Semua tahu bagaimana dan seperti apa cara bergerak Ronaldo. Tapi jika dia dalam performa terbaiknya, tak banyak memang yang bisa dilakukan untuk menghentikannya.

Kesimpulan

Permainan terbuka ala Belanda membuat mereka harus menerima kekalahan, tersingkir, dan gagal menuai satu poin pun di turnamen ini. Ketika Belanda berusaha untuk menang, sebaliknya Portugal malah mampu bermain stabil dan berhasil memenangkan pertandingan.

Marwijk tidak mampu membuat keseimbangan bermain sebagaimana yang dipertontonkan di Piala Dunia 2010. Daya serang yang sangat tinggi, tidak mampu diimbangi oleh kemampuan bertahan yang bagus.

Dipasangnya dua gelandang bertahan, De Jong dan Van Bommel, di dua laga awal, yang sukses dipraktekkan di Piala Dunia 2010, kali ini nyaris tak berguna. Marwijk sering bicara bahwa dia menginginkan trofi, bukan sepakbola menyerang dan indah.

Di turnamen ini, Marwijk mendapatkan "balasannya": trofi tak ada, menyerang ala kadarnya.

sumber : http://sport.detik.com/

Sabtu, 16 Juni 2012

Yunani vs Rusia, Ambisi Segel Tiket Lolos!


STRIKE BOLA Rusia hanya butuh hasil imbang kala menghadapi Yunani, Minggu (17/6), di Stadion Mijeski untuk bisa lolos ke babak perempat final.
Di laga terakhir penyisihan grup, Yunani malah harus kehilangan Kostas Chalkias. Kiper PAOK ini ditarik keluar karena cedera saat Yunani kalah 1-2 dari Republik Ceko. Kemungkinan Michalis Sifakis yang masuk menggantikannya di laga itu akan tampil menjadi starter menghadapi Rusia.

Yunani juga bisa kembali menurunkan Sokratis Papastathopoulos, yang absen melawan Ceko karena sanksi. Avram masih terbelit cedera, sehingga kita bisa menjumpai duet Kyriakos Papadopoulos bersama Sokratis Papastathopoulos di jantung pertahanan.

Giannis Maniatis ditarik maju menempati posisi gelandang menggantikan Giorgos Fotakis, yang bermain buruk kala melawan Ceko. Di lini depan, Dimitris Salpingidis dan Theofanis Gekas kemungkinan besar akan menjadi starter. Sementara Georgios Samaras masih harus bersaing dengan Sotiris Ninis untuk bisa bermain sejak menit awal.

Beralih kepada Rusia, Dick Advocaat sepertinya tidak akan melakukan banyak perubahan. Pelatih asal Belanda itu bisa tetap menggunakan susunan pemain yang sudah mengalahkan Republik Ceko dan imbang melawan Polandia.

Kiper Vyacheslav Malafeev yang sejatinya kiper kedua, bakal meneruskan tugasnya menggantikan Igor Akinfeev. Perubahan bisa terjadi di lini depan, Aleksandr Kerzhakov yang bermain buruk harus bersaing dengan Roman Pavlyuchenko untuk menjadi starter. Ada kemungkinan juga Advocaat akan mencadangkan Alan Dzagoev dan Igor Denisov di laga nanti agar terhindar dari akumulasi kartu.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN KEDUA TIM :
Yunani (4-3-3) : Sifakis; Torosidis, K. Papadop'los, Sokratis, Holebas; Maniatis, Katsouranis, Karagounis; Salpingidis, Gekas, Samaras.

Rusia (4-3-3) : Malafeev; Anyukov, Ignashevich, A Bere'skiy, Zhirkov; Shirokov, Denisov, Zyryanov; Dzagoev, Kerzhakov, Arshavin.


LIMA LAGA TERAKHIR KEDUA TIM :
Yunani K-S-M-S-S
(12 Jun, 2012) Yunani 1 - Republik Ceko 2 (EC)
(8 Jun, 2012) Polandia 1 - Yunani 1 (EC)
(31 Mei, 2012) Yunani 1 - Armenia 0 (FR)
(26 Mei, 2012) Yunani 1 - Slovenia 1 (FR)
(29 Feb, 2012) Yunani 1 - Belgia 1 (FR)

Rusia S-M-M-S-S
(12 Jun, 2012) Polandia 1 - Rusia 1 (EC)
(8 Jun, 2012) Rusia 4 - Republik Ceko 1 (EC)
(1 Jun, 2012) Italia 0 - Rusia 3 (FR)
(29 Mei, 2012) Lithuania 0 - Rusia 0 (FR)
(25 Mei, 2012) Rusia 1 - Uruguay 1 (FR)

HEAD TO HEAD KEDUA TIM :
(11 Nov, 2011) Yunani 1 - Rusia 1 (FR)
(14 Jun, 2008) Yunani 0 - Rusia 1 (EC) (gl/mac)

Huntelaar Grogi Jelang Laga Melawan Portugal


Striker Belanda, Klaas-Jan Huntelaar mengaku gugup jelang laga penting melawan Portugal, Senin (18/6) dini hari. Di laga terakhir babak penyisihan grup, Belanda harus menang dari Portugal seraya berharap Jerman bisa mengalahkan Denmark.

Oranje juga dituntut untuk bisa menang lebih dari satu gol, untuk dapat melaju ke perempat final. Meski menemui kondisi sulit, namun Huntelaar menolak untuk putus harapan. "Saya merasa gugup jelang laga terakhir," ucap Hunter kepada reporter pada sesi jumpa pres. "Tetapi saya merasakan energi positif di laga nanti, yang akan menjadi kesempatan terakhir bagi kami."

"Kami harus menang dengan selisih lebih dari satu dan saya yakin jika Jerman juga akan berhasil mengalahkan Denmark."

Sebelumnya pelatih Belanda, Bert van Marwijk mengatakan akan melakukan perombakan susunan pemain saat melawan Portugal. Meski disebut akan tampil sebagai starter, namun Huntelaar tidak memilih untuk tidak banyak berkomentar.

"Semua orang bisa saja menebak, tetapi saya tidak tahu perubahan apa yang akan dilakukan pelatih," pungkas Huntelaar. (gl/mac)

sumber http://euro2012.bola.net

Hodgson Berkelakar Akan Terus Cadangkan Rooney


STRIKE BOLA Manajer Timnas Inggris, Roy Hodgson bercanda kepada reporter dengan berkata akan terus membangkucadangkan Wayne Rooney.
Di laga terakhir melawan Ukraina, Inggris hanya butuh satu poin untuk bisa lolos ke perempat final. Dini hari tadi, Inggris berhasil mengalahkan Swedia dengan skor tipis hingga mengatrol posisi mereka ke peringkat kedua Grup D. Meski menyebut Rooney mempunyai kualitas yang bisa membantu timnya, Hodgson sempat berkelakar akan membiarkan Rooney di bangku cadangan.

Hodgson bercanda ketika diwawancarai oleh The Sun: "Saya mungkin harus meminta Wayne untuk menunggu di pinggir lapangan dan berkata jika dia harus bersabar menunggu beberapa pertandingan lagi."

"Melawan Ukraina, pemain seperti Rooney bisa membuat banyak perbedaan dan saya senang bisa memainkannya kembali. Jika saya tidak memainkannya, dia bisa saja hilang kesabaran dan mengamuk di kamar ganti," Hodgson meneruskan kelakarnya. (sun/mac)

sumber bola net

Kamis, 14 Juni 2012

Spanyol menang 4-0 dan Irlandia tersisih


STRIKE BOLA  Irlandia tersingkir dari Piala Eropa 2012 setelah menderita kekalahan kedua dari Spanyol dengan angka telak 0-4. Dalam pertandingan pertama di Grup C, Irlandia dikalahkan Kroasia 1-3.

Pertandingan antara Spanyol dan Irlandia di Gdansk, Polandia, baru berjalan tiga menit dan Irlandia sudah kebobolan lewat tendangan Fernando Torres yang tidak bisa ditangkis kiper Irlandia, Shay Given.

Gol berawal dari operan Andres Iniesta kepada David Silva di ujung kotak penalti dan pemain belakang Irlandia, Richard Dunne, merebut bola namun tiba-tiba Torres datang mengambil bola untuk dibawa ke sisi kanan gawang dan melepas tendangan keras.

Empat menit berselang, Torres hampir mencetak gol kedua namun tendangan pendeknya melebar ke samping tiang gawang.

Irlandia terlihat beberapa kali melempar umpan-umpan panjang dan tinggi untuk mengimbangi permainan Spanyol yang mengandalkan operan-operan pendek.

Akan tetapi tampaknya dominasi Spanyol tidak bisa ditahan oleh Irlandia, yang diasuh oleh manajer berpengalaman asal Italia, Giovanni Trapattoni.

Menang 1-0 tidak membuat Spanyol meredakan serangan, dan beberapa peluang tajam tercipta walau tidak sampai menambah angka kemenangan.

"Torres tampak amat meyakinkan malam ini. Penyelesaian yang cantik dan juga merupakan gol hasil kerja Spanyol yang indah"

Kevin Kilbane

Iniesta sempat menggiring bola ke kotak penalti dan melepas tembakan namun dengan mudah ditangkis oleh Given.

Kemudian Xabi Alonso juga sempat menendang keras dari jarak jauh namun mengenai kaki pemain belakang Irlandia sehingga bola melambung lewat di atas tiang gawang.

Beberapa saat sebelum wasit mengakhiri babak pertama, Iniesta melepas tembakan dan ditepis oleh Shay Given, namun wasit memutuskan tidak ada waktu lagi untuk tendangan sudut.
Kerja keras Given

Jika Shay Given sibuk menghadapi serangan Spanyol sepanjang babak pertama, kapten Timnas Spanyol, Iker Casillas, yang menjaga gawang terlihat lebih banyak menunggu.

Irlandia memang melancarkan beberapa serangan di babak pertama namun banyak yang dimentalkan pemain belakang Spanyol sebelum mencapai Casillas.

Memasuki babak kedua, Spanyol mencetak satu gol lagi lewat kaki David Silva, yang berhasil melepas tembakan ke arah gawang walau dihadang tiga pemain belakang Irlandia.

Dan kerja keras Given masih belum usai karena serangan para pemain Spanyol yang bertubi-tubi, antara lain tendangan Xavi di kotak penalti yang bisa dibuang oleh Given dengan jangkauan tangan kanannya.

Spanyol tampaknya berupaya mencetak gol sebanyak mungkin untuk meningkatkan peluang mereka lolos ke babak kedua.

Posisi sementara Grup C

Spanyol: 4 (1 seri, 1 menang)
Kroasia: 4 (1 seri, 1 menang)
Italia: 2 (2 seri)
Irlandia : 0 (2 kalah)

Pertandingan Senin 18 Juni:
Kroasia-Spanyol
Italia Irlandia

Pada menit ke 70, terjadi kebingungan di kalangan pemain Irlandia yang dimanfaatkan oleh David Silva dengan melepas umpan ke Fernando Torres yang berlari menggiring bola ke kotak penalti dan berhadapan dengan kiper Irlandia sebelum menembak ke gawang.

Wartawan BBC, Kevin Kilbane, yang menyaksikan pertandingan Spanyol dan Irlandia di stadion PGE Arena, Gdansk, memuji keyakinan Torres.

"Torres tampak amat meyakinkan malam ini. Penyelesaian yang cantik dan juga merupakan gol hasil kerja Spanyol yang indah," tuturnya.
Fabregas cetak gol

Tak banyak serangan yang bisa dilancarkan Irlandia, namun di menit ke-74, kapten Timnas Irlandia, Robie Keane berhasil menggiring bola ke kotak penalti dan menembak keras ke sudut gawang namun masih bisa dibuang oleh Casillas.

Unggul 3-0, manajer Spanyol, Vicente del Bosque, menarik Fernando Torres dan menurunkan Cesc Fabregas, yang mencetak gol dalam pertandingan melawan Italia.

Pada menit ke-83, Fabregas mencetak gol keempat setelah menerima bola dari tendangan sudut dan kedudukan 4-0 bertahan hingga wasit meniup peluit untuk mengakiri pertandingan.

Kemenangan atas Irlandia masih belum menjamin Spanyol akan mendapat tempat di delapan besar karena masih harus menghadapi Kroasia pada pertandingan terakhir Grup C, Senin 18 Juni.

Bahkan jika Spanyol dan Kroasia -yang sama memiliki empat angka- bermain imbang tetap kedua belum pasti lolos kecuali Italia bermain imbang atau kalah dari Irlandia, yang sudah pasti tersingkir dari Grup C.

Hari ini, Jumat 15 Juni, akan berlangsung pertandingan di Grup D antara Ukraina melawan Prancis dan Swedia menghadapi Inggris.

sumber :http://sepakbola.lintas.me/go/bbc.co.uk/spanyol-menang-4-0-dan-irlandia-tersisih/

Denmark Peringati Bendtner Terkait Insiden Celana Dalam


STRIKE BOLA Nicklas Bendtner diperingatkan oleh manajemen Timnas Denmark agar tidak mengiklankan produk pakaian dalam lagi selama Euro 2012.
Seperti yang telah kita ketahui, pemain yang menghabiskan musim 2011/2012 sebagai pemain pinjaman di Sunderland ini memperlihatkan celana Paddy Power nya ketika dia mencetak gol keduanya saat melawan Portugal tadi malam.

Asosiasi Sepakbola Denmark, yang disponsori oleh perusahaan taruhan saingan Landbrokes, sangat tidak senang dengan tingkah laku striker Arsenal ini dan memperingatkan agar tidak mengulanginya lagi.

Direktur komunikasi Lars Berendt mengatakan bahwa mereka telah berbicara dengan pemain dan dia tidak akan menggunakan celana dalam itu lagi saat melawan Jerman Minggu besok.

Di sisi lain, Bendtner bersikeras bahwa ia tidak melakukan sesuatu yang salah ketika ia menunjukkan celana dalam Paddy Powernya. Tetapi Tweet dari Paddy Power beberapa menit setelah kejadian itu menunjukkan bahwa ini mungkin sudah direncanakan sebelumnya.

"Ini hanyalah celana dalam keberuntungan yang juga saya gunakan saat pertandingan pertama, dan saya telah menggunakannya sebelum turnamen ini. Saya tidak tahu jika ini melanggar peraturan, tetapi saya akan berhati-hati sekarang," ungkap Bendtner.

Sementara ia menerima peringatan dari Federasi Sepakbola Denmark, dia juga bisa terkena hukuman yang lebih keras dari UEFA. Panitia Euro 2012 di Polandia dan Ukraina telah menetapkan peraturan bahwa semua Jersey harus bebas dari sponsor. (mtr/fji)

sumber :http://euro2012.bola.net/

Rabu, 13 Juni 2012

Jonas Olsson Khawatir Kecepatan Inggris


STRIKE BOLA Jonas Olsson dipilih sebagai ancaman utama di lini depan Inggris saat menghadapi Swedia pada hari Jum'at di Euro 2012."
Olsson bermain di bawah pelatih Inggris Roy Hodgson di West Bromwich Albion musim lalu dan pelatih yakin ia akan menggunakan peran yang sama dalam pertandingan nanti.

Swedia tak terkalahkan melawan Inggris di pertandingan International. Olsson berharap timnya memperpanjang catatan bagus mereka di Kiev, Jumat (15/6).

"Saya pikir cara mereka bermain melawan Prancis sangat mirip dengan cara Hodgson mengatur tim saat di West Brom ketika saya masih di sana," katanya.

"Ini adalah tim yang terorganisir, mempunyai pertahanan yang baik, dan mereka bagus pada serangan balik dengan kecepatan yang mereka miliki di depan bersama Oxlade-Chamberlain, Welbeck dan Walcott." (sw/fji)

sumber : http://www.bola.net/piala_eropa/olsson-khawatir-kecepatan-inggris-490350.html

UEFA Jatuhkan Hukuman Bagi Rusia


STRIKE BOLA UEFA dikabarkan telah memberi denda kepada Federasi Sepak Bola Rusia (RFS) dan memberi pengurangan poin untuk babak kualifikasi Euro 2016 akibat kerusuhan yang dilakukan suporternya.
Badan resmi Euro 2012 memberi sanksi berupa denda sebesar 120,000 euro serta memberikan pengurangan poin di laga resmi Euro berikutnya, menyusul insiden pada 8 Juni 2012 lalu saat pertandingan Rusia menghadapi Republik Ceko.

Diketahui bahwa pada pertandingan tersebut kelompok pendukung Rusia terlibat dalam kerusuhan penonton serta memasang spanduk yang dianggap terlarang.

"Badan Kontrol dan Kedisiplinan UEFA hari ini telah memberlakukan pengurangan sebanyak enam poin kepada RFS untuk babak kualifikasi kejuaraan sepak bola UEFA selanjutnya," tulis UEFA dalam situs resminya.

"Keputusan ini masih akan ditunda implementasinya. Masa penundaan berlaku mulai saat ini sampai akhir kualifikasi euro 2016"

"RFS juga telah menerima sanksi berupa denda sebesar 120,000 euro. RFS menghadapi tuduhan mengenai perilaku yang tidak sesuai dari para pendukungnya (mengganggu orang banyak), menyalakan dan melempar kembang api, serta memasang spanduk yang dilarang pada pertandingan Euro 2012 grup A menghadapi Republik Ceko di Wroclaw Jumat lalu."

"Banding terhadap putusan ini dapat diajukan dalam waktu tiga hari dari pengiriman putusan tertulis."

Rusia saat ini berada di peringkat pertama grup A dengan empat poin hasil dari dua kali pertandingan yang mereka jalani. (uefa/atg)

Varela Buat Brace Bendtner Sia-sia


STRIKE BOLA Duel Denmark kontra Portugal di matchday kedua Grup B Euro 2012 digelar di L'viv Arena, Lviv Rabu (13/06). Kedua tim memperoleh hasil bertolak belakang di laga pertama, Denmark menang melawan Belanda dan Portugal takluk dari Jerman.
Bukan Cristiano Ronaldo yang menjadi aktor penentu kemenangan Portugal atas Denmark. Setelah Nicklas Bendtner yang berhasil mencetak brace, perhatian penonton laga Denmark lawan Portugal dicuri oleh pemain pengganti, Silvestre Varela.

Di awal laga, Portugal memperlihatkan keinginan untuk menang dengan bermain cepat. Namun eksekusi di lapangan sedikit berbeda dari rencana Portugal. Bukannya bermain cepat nan taktis, permainan mereka justru terlihat terburu-buru. Portugal banyak melakukan kesalahan passing.

Denmark, di lain pihak, tampil tenang dan bisa memanfaatkan setiap kesempatan yang mereka dapat untuk melancarkan serangan balik. Pressing ketat dan zonal marking disiplin yang mereka terapkan membuat Portugal kesulitan Christian Eriksen yang sepertinya diberi kebebasan oleh Morten Olsen bekerja keras dan menunjukkan daya jelajah tinggi.

Portugal baru bisa mulai menemukan ruang di pertahanan Denmark setelah laga berjalan 20 menit. Serangan-serangan Portugal mulai tertata dengan memanfaatkan kecepatan sayap-sayapnya.

Namun Portugal mendapatkan gol pertama lewat skema bola mati. Tendangan sudut Joao Moutinho yang mengarah ke tiang dekat berhasil ditanduk Pepe menjadi gol di menit ke 24.

Portugal semakin menjauh Helder Postiga mencetak gol di menit ke 36. Nani menusuk dari sayap kanan sebelum melepaskan umpan tarik ke depan gawang Denmark. Postiga dengan cermat mengarahkan bola ke pojok atas gawang Stephan Andersen untuk menggandakan keunggulan Portugal.

Denmark berhasil memperkecil ketertinggalan lima menit setelah gol Postiga. Crossing Jacob Poulsen diteruskan Krohn-Dehli kepada Nicklas Bendtner yang berdiri bebas. Tanpa kesulitan, Bendtner menyundul bola ke gawang yang sudah melompong.

Babak pertama diakhiri dengan Denmark 1, Portugal 2.

Denmark bisa dikatakan menguasai babak kedua. Mereka mendominasi penguasaan bola sekaligus menguasai permainan. Portugal yang tampil defensif mengancam pertahanan Denmark lewat serangan balik cepat dan umpan-umpan panjang.

Cristiano Ronaldo sempat memperoleh kesempatan emas saat dia tinggal berhadapan dengan Andersen. Sayang, tendangan Ronaldo masih menyamping di sisi kiri gawang Denmark.

Usaha tak kenal lelah Denmark akhirnya berbuah hasil sepuluh menit menjelang laga berakhir. Umpan silang Jacobsen kembali berhasil dimanfaatkan oleh Nicklas Bendtner menggunakan kepalanya untuk mencetak gol.

Sadar timnya butuh kemenangan, Paulo Bento memasukkan Silvestre Varela menggantikan Meireles. Pergantian ini berbuah manis karena Varela berhasil mencetak gol kemenangan lewat sentuhan pertamanya pada menit ke 87.

Portugal berhasil mempertahankan kemenangan hingga akhir pertandingan. Skor akhir, Denmark 2, Portugal 3.

Statistik Denmark - Portugal
Penguasaan bola: 63% - 37%
Shot (on goal): 5 (3) - 6 (2)
Corner: 4 - 4
Pelanggaran: 8 - 7
Offside: 1 - 0
Kartu kuning: 0 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 0 - 2

Susunan pemain Denmark: Andersen; Jacobsen, Kjaer, Agger, S. Poulsen; Kvist, Zimling (Jakob Poulsen 16'), Rommedahl (Mikkelsen 60'), Eriksen, Krohn-Dehli (Schone 90'); Bendtner.
Cadangan: Lindegaard, Schmeichel, Bjelland, Okore, Wass, C Poulsen, Schone, Silberbauer, J Poulsen, Kahlenberg, Pedersen, Mikkelsen.

Susunan pemain Portugal: Rui Patricio; Joao Pereira, Bruno Alves, Pepe, Fabio Coentrao; Miguel Veloso, Joao Moutinho, Raul Meireles (Varela 84'); Nani (Rolando 89'), Helder Postiga (Oliveira 64'), Cristiano Ronaldo.
Cadangan: Eduardo, Beto, Costa, Rolando, Lopes, Custódio, Quaresma, Micael, Viana, Almeida, Oliveira, Varela.

Pencetak gol: Pepe (24'), Postiga (36'), (Bendtner (41'), Bendtner (80')

Kartu kuning: Meireles (29'), Jakob Poulsen (56'), Jacobsen (81'), Ronaldo (90') (bola/hsw)

sumber :http://www.bola.net/index.html

Senin, 11 Juni 2012

Swedia Hanya Bermain Dengan Enam Pemain


STRIKE BOLA Rasa kesal tak bisa ditutupi dari raut muka Erik Hamren saat pelatih Swedia itu mendapati timnya tumbang 2-1 dari Ukraina, Selasa (12/6).
Kendati sempat unggul lewat Zlatan Ibrahimovic, namun akhirnya Swedia tetap harus meninggalkan arena dengan tangan hampa karena dua gol balasan Andriy Shevcenko.

Erik Hamren malah menyindir pasukannya sendiri dengan menyebut timnya ibarat hanya bermain dengan 6 pemain saja di babak pertama, karena anggota lain seperti bermalas-malasan.

"Kami tahu bahwa umpan-umpan silang akan datang dan kami menghadapi pemain super milik Ukraina. Secara teknik dan taktik kami tidak memotongnya," ujar Erik.

"Kami tahu bagaimana mereka akan bermain, dan itu adalah penampilan kami yang tidak begitu bagus. Anda memerlukan tepat sebelas pemain untuk meladeni permainan mereka, dan kami hanya memiliki lima atau enam di babak pertama," tutup pelatih berusia 54 tahun ini. (afp/lex)

sumber;http://euro2012.bola.net/berita/hamren-swedia-hanya-bermain-dengan-enam-pemain-3bad51.html

Hodgson Sebut Prancis Lawan Terberat


STRIKE BOLA -- Laga pembuka Grup D akan mempertemukan Inggris dengan Prancis. Pelatih Inggris, Roy Hodgson, menginstruksikan para pemainnya untuk tampil sebaik mereka bermain bagi klubnya masing-masing.

Jelang pertandingan pembuka Grup D, Tim Nasional Inggris terus berlatih guna menghadapi tim favorit juara Perancis di Donbass Arena, Donetsk, Ukraina, Ahad waktu setempat. Dalam sesi latihan yang dipimpin pelatih Roy Hodgson, sejumlah pemain pilar The Three Lions seperti John Terry, striker Wayne Rooney, serta gelandang Frank Lampard tampak fit.

Dalam konferensi pers, pelatih Timnas Inggris, Roy Hodgson menyatakan para pemainnya telah siap 100 persen menghadapi laga pembuka kontra Prancis. Hodgson juga telah menginstruksikan setiap pemainnya untuk tampil sebaik mereka bermain bagi klubnya masing-masing.

Menurutnya, pertandingan menghadapi Prancis akan menjadi laga yang sulit. Terlebih saat ini pasukan Laurent Blanc dipenuhi sejumlah bintang muda.

Sementara itu, persiapan juga tengah dilakukan Timnas Swedia yang akan bertanding menghadapi tuan rumah Ukraina di Kiev, Senin waktu setempat. Pelatih Swedia Erik Hamren mendapat kabar gembira dengan mulai pulihnya striker asal klub Galatasaray, Johan Elmander, yang sebelumnya diberitakan mengalami cedera.

Hamren mengaku timnya tidak akan gentar menghadapi teror puluhan ribu pendukung Ukraina yang bakal memadati Stadion Olimpiade Kiev. Bahkan Hamren berniat memberikan kejutan bagi para pendukung tuan rumah.

Dalam kesempatan yang sama, Kapten Swedia, Zlatan Ibrahimovic menyatakan, Ukraina merupakan tim tangguh dan berbahaya, terlebih mereka bertanding di hadapan publik sendiri. Karenanya, Ibra menilai ukraina bisa menjadi batu sandungan bagi Swedia untuk meraih angka.(MEL)

Sabtu, 09 Juni 2012

Data dan Fakta: Jerman Versus Portugal


Berat dan seru, mungkin itu yang bisa menggambarkan laga yang mempertemukan dua tim yang dihuni para pemain terbaik dunia, Jerman kontra Portugal dini hari nanti. Berikut data dan fakta pertandingan kedua tim.

Jerman hanya meraih dua kemenangan dari lima laga terakhir (2 kali seri dan menang, 1 kali seri).
Jerman mengalahkan Portugal di babak quarter-final pada Euro 2008 dengan skor 3-2.
Jerman dan Spanyol menjadi dua tim yang mencetak 100% kemenangan di babak kualifikasi, meski Jerman memainkan 10 pertandingan sedangkan Spanyol hanya delapan pertandingan.
Skuad Joachim Low menjadi tim dengan produktifitas tertinggi kedua dengan 34 gol, terpaut tiga gol dengan Belanda.
Portugal hanya meraih satu kemenangan dari enam laga terakhir (3 kali seri, 2 kali kalah dan 1 kali seri)
Portugal bertemu Jerman dalam 17 laga, sejauh ini rekor Seleccao masih buruk, yakni hanya mampu meraih 3 kali kemenangan, 5 kali hasil seri dan 8 kali harus menuai kekalahan.
Tiga dari lima laga terakhir Portugal berakhir tanpa tercipta gol.
Cristiano Ronaldo mencetak 7 gol di delapan laga kualifikasi, gol tersebut membawanya ke angka 32 setara dengan yang dicetak oleh Luis Figo untuk Portugal, dan sejauh ini rekor masih dipegang oleh Pauleta dengan 47 gol dan Eusebio dengan 41 gol. (gl/end)

agoan Maradona di Euro 2012? Jerman!


STRIKE BOLA -- Legenda Argentina, Diego Maradona mengungkapkan jika Jerman adalah tim favoritnya untuk menjadi kampiun Euro 2012.

Der Panzer dibekuk Spanyol di final empat tahun lalu, namun Maradona yakin Die Mannschaft bisa melaju selangkah lebih baik lagi alias juara kali ini, meski mereka masuk di grup maut bersama Belanda, Portugal dan Denmark.

"Jerman, favorit saya di turnamen ini, memenangi semua laga kualifikasi dengan Miroslav Klose, Lukas Podolski dan Thomas Muller di depan, disertai gelandang muda Mesut Ozil dan Sami Khedira," tulisnya di The Times of India.

"Bastian Schweinsteiger dan timnya harusnya bisa lolos ke babak knockout tanpa masalah. Joachim Loew kenal pemainnya dengan baik dan pertahanan yang dipimpin Philipp Lahm serta Holger Badstuber dan kiper Manuel Neuer bakal kebobolan sedikit gol."

Maradona juga memprediksikan jika sang juara bertahan, Spanyol yang dipasangkan bersama Italia, Rep.Irlandia dan Kroasia di Grup C bakal melaju setidaknya hingga perempat final.

"Pelatih Vicente Del Bosque bisa mengandalkan juara dunia Iker Casillas, Sergio Ramos, Gerard Pique, Sergio Busquets, Xavi, David Silva, Andres Iniesta dan Fernando Llorente untuk bisa menjuarai grup dengan mudah," lanjutnya.

"Spanyol memang favorit namun mereka sudah kehilangan Carles Puyol dan David Villa karena cedera. Spanyol dan Italia adalah favorit saya untuk melaju ke perempat final." (times/row)

sumber ; bolanet

Rabu, 06 Juni 2012

Spanyol Bakal Merindukan Villa dan Puyol


STRIKE BOLA Victor Valdes mengakui jika absennya David Villa dan Carles Puyol di Euro 2012 akan menjadi pukulan berat bagi Spanyol. Valdes menyebut kedua pemain tadi adalah sosok penting dalam skuad La Furia Roja baik di dalam maupun di luar lapangan.

Villa yang hingga saat ini menjadi top skor Spanyol, gagal pulih tepat waktu setelah mendapat cedera retak tulang kering di bulan Desember tahun lalu. Sementara Puyol harus menjalani operasi lutut di bulan lalu. Menurut Valdes, absennya Villa dan Puyol dirasa sebagai pukulan berat bagi Spanyol dan keduanya bakal dirindukan pada perhelatan di Polandia dan Ukraina musim panas nanti.

"Ada dua kehilangan besar dengan absennya mereka, mengingat banyaknya laga yang telah mereka sudah mainkan dan juga bagaimana kontribusi mereka di beberapa tahun terakhir," ucap Valdes kepada BBVA.com. "Mereka juga mempunyai peranan penting dalam tim di dalam dan luar lapangan."

Valdes kemudian memberikan komentar mengenai calon lawan pertama mereka di grup c, Italia. Menurut kiper Barcelona ini, Italia jelas bukan lawan mudah, tetapi Spanyol akan berusaha memberikan permainan terbaik demi meraih kemenangan.

"Semua tim disini adalah tim yang hebat dengan karakteristik mereka masing-masing dan semuanya bakal memberi perlawanan sengit. Tetapi kami harus melangkah satu-persatu. Dimulai dengan lawan pertama kami, Italia dan kami akan berusaha keras untuk bisa mengalahkan mereka dan melanjutkan turnamen." (bbva/mac)

sumber:bolanet

Tak Cuma Atraktif, Jerman Harus Ngotot


STRIKE BOLA Bastian Schweinsteiger meminta rekan-rekan setimnya di skuad Jerman untuk tampil ngotot dan penuh agresivitas sebagaimana karakter Jerman, sepanjang perhelatan Euro 2012.

Sejak ditangani Joachim Low, Der Panzer memang banyak dipuji dengan pola permainan mereka yang atraktif dan mengalir, namun Schweini - panggilan gelandang Bayern Munich itu, mengklaim jika aspek agresif harus ditekankan juga dalam permainan mereka.

"Kami butuh keagresifan dalam jumlah tertentu," tuturnya pada DFB.de.

"Anda bisa memenangkan pertandingan tak hanya dengan bermain atraktif. Oleh karenanya penting sekali kami menunjukkan keberanian Jerman, dan juga permainan atraktif."

Jerman akan memulai petualangan mereka di Polandia-Ukraina dengan laga berbahaya kontra Portugal, dan gelandang berusia 27 tahun itu merasa mereka wajib memetik tiga poin mutlak dalam laga tersebut demi meraih modal positif jelang partai berikutnya.

"Laga pertama itu sungguh penting, itu bisa mendongkrak moral kami," pungkasnya. (dfb/row)

Selasa, 05 Juni 2012

10 Pemain Ukraina Mengkhawatirkan Usai Keracunan


STRIKE BOLA -- Pelatih Ukraina, Oleg Blokhin mengatakan jika dirinya kehilangan 10 pemain karena keracunan makanan jelang laga melawan Turki hingga menyebabkan kekalahan 2-0, dini hari tadi.

Caner Erkin dan Mustafa Pektemek mencetak masing-masing satu gol untuk membawa Turki meraih kemenangan. Namun ada yang lebih dikhawatirkan oleh Blokhin dibandingkan kekalahan dari Turki, yakni kondisi para pemainnya yang keracunan jelang laga pembuka melawan Swedia di Kiev.

Gelandang kunci Ukraina, Anatoliy Tymoshchuk saat ini tengah dirawat di rumah sakit akibat keracunan. Kondisi yang sama juga dialami oleh striker Andriy Voronin.

"Tymoshchuk masih berada dalam kondisi yang parah, kami masih harus memberinya infus," ucap Blokhin kepada reporter usai kekalahan dari Turki. "Dan ini tidak lucu. Memang kami harus menunggu diagnosa dokter, tetapi situasi ini jelas tidak lucu sama sekali."

"Saya tidak tahu apa yang menjadi penyebab keracunan karena kami memakan makanan yang berbeda. Kami memiliki waktu seminggu untuk bisa pulih ... beruntung hal ini tidak terjadi pada tanggal 11 Juni (ketika Ukraina melawan Swedia)."

Bek Bohdan Butko dan gelandang Denys Garmash ternyata juga mengalami keracunan. Namun menurut Blokhin, keduanya sepakat untuk memakai penahan rasa sakit sehingga Ukraine bisa merampungkan pertandingan.

"Jika Butko dan Garmash tidak bisa bermain, maka saya bisa saja menunda pertandingan karena kekurangan pemain," Blokhin menjelaskan.

Blokhin menggunakan 5 pergantian pemain saat menghadapi Turki, namun Butko dan Garmash tampil sejak menit awal. (gl/mac)