Tampilkan postingan dengan label LIGA LAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIGA LAIN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Agustus 2012

Soal Modric, Spurs Kembali Tolak Tawaran Madrid


STRIKE BOLA -- Los Angeles - Real Madrid seperti sudah kehabisan akal untuk mendapatkan Luka Modric dari tottenham Hotspur. Beberapa kali percobaan yang dilakukan manajemen 'Los Blancos', selalu ditolak.

Kubu Spurs, memang sudah mematok harga mati bagi playmaker yang sudah menjadi bagian dari skuad 'The Lilywhites' sejak 2008, yaitu 40 juta Pounds atau sekitar 587 miliar Rupiah.

Namun, jawara La Liga musim 2011/12 itu menganggap banderol Modric terlalu tinggi. Sayangnya, proses negosiasi yang berulangkali dilakukan untuk menekan harga tersebut selalu buntu.

Kabar yang teranyar, kubu Tottenham dengan tegas menolak pengajuan Madrid berupa sejumlah dana plus dua pemain, yaitu Ricardo Carvalho dan Nuri Sahin, yang bernilai total 40 juta Pounds.

"Spurs tak mau mempertimbangkan pertukaran pemain, sebab (Andre) Villas-Boas hanya mau mendapatkan uang dari penjualan pemain (Modric)," kata seorang sumber dari Tottenham Hotspur, seperti dilansir Goal.

"Ricardo Carvalho dan Nuri Sahin adalah pemain yang ingin dijadikan alat barter. Namun, Villas-Boas saat ini tidak tertarik. Ia menganggap Nuri Sahin akan kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Inggris," ia menegaskan.

Kini, niat Madrid untuk mendatangkan Modric pun mendapat saingan berat dari Paris Saint-Germain, yang berani membayar harga yang dipatok, dan membuat Jose Mourinho selaku pelatih harus segera mencari pemain alternatif.[yob]

Sabtu, 12 Mei 2012

Double! Dortmund Menangi DFB Pokal


Borussia Dortmund meraih double pada musim 2011/12. Selain menjuarai Bundesliga, Shinji Kaga cs. juga memenangi DFB Pokal dengan mengalahkan Bayern Muenchen 5-2 di di Olimpiastadion Berlin, Minggu (13/5) dini hari WIB.

Dengan rekor tak pernah kalah dari Muenchrn di liga, Dortmund tampil percaya diri di pertandingan ini. Buktinya mereka bermain menekan sejak menit pertama. Tak hanya itu, Dortmund juga memainkan bola dengan tempo cepat untuk membuat Muenchen kewalahan.

Taktik itu berjalan lancar. Pertandingan baru berjalan tiga menit, Dortmund langsung membobol gawang Manuel Neuer lewat gol Shinji Kagawa. Ia mencetak gol tersebut setelah sukses mencuri back-pass lemah pemain bertahan Muenchen dan melepaskan tendangan keras ke gawang Neuer.

Bayern sempat membalasnya pada menit ke-25 lewat penalti Arjen Robben, yang diberikan wasit setelah Mario Gomez dijatuhkan kiper Dortmund di kotak terlarang. Namun, Dortmund berhasil kembali unggul pada menit ke-41 lewat penalti Mats Hummels, yang diberikan setelah Jerome Boateng menjatuhkan Kevin Grosskreutz di kotak 12 pas.

Dortmund pun menuntaskan babak pertama dengan keunggulannya menjadi 3-1 lewat gol Robert Lewandowski pada injury time. Lewandowski mencetak gol tersebut dengan tendangan terukur memanfaatkan umpan terobosan Kagawa.

Di babak kedua, Dortmund tetap mengendurkan tekanannya. Mereka terus mencoba menjaga momentum yang ada untuk menambah gol dan memenangi pertandingan.

Pilihan Jurgen Klopp itu tepat karena Dortmund semakin menjauh berkat gol Lewandowski pada menit ke-58. Berawal dari umpan terobosan Kevin Grosskreutz, Lewandowski langsung melesatkan tendangan ketras yang tak bisa dihalau Neuer.

Bayern sempat memperkecil selisih gol pada menit ke-76 berkat gol Frank Ribery dengan aksi individunya. Namun, lagi-lagi Dortmund menjauh lewat gol Lewandowski, yang dibukukannya dengan sundulan di tiang jauh Muenchen menyambar umpan silang Lukasz Piszczek. Skor 5-2 untuk keunggulan Dortmund itu pun tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.

Susunan pemain

Bayern Bayern: Neuer, Lahm, Boateng, Badstuber, Alaba (Contento 69'), Gustavo (Mueller 45'), Schweinsteiger, Robben, Kroos, Ribery, Gomez
Borussia Dortmund: Weidenfeller (Langerak 34'), Piszczek, Subotic, Hummels, Schmelzer, Kehl, Gundogan, Blaszczykowski (Perisic 84'), Kagawa (Bender 81'), Grosskreutz, Lewandowski

sumber : http://www.bolanews.com/read/sepakbola/sepak-bola-lain/7566-Double-Dortmund-Menangi-DFB-Pokal.html

Rabu, 09 Mei 2012

Singo Edan Cetak Sejarah Baru


STRIKE BOLA -- MALANG - Arema FC akhirnya dipastikan lolos dari fase grup AFC Cup, menyusul kekalahan Ayeyawady United di kandang Kelantan FA 1-0 tadi malam. Sore sebelumnya, Arema meremukkan wakil Vietnam Navibank Saigon di Stadion Gajayana dengan skor fantastis 6-2.

Kekalahan Ayeyawady United sekaligus membuat tiga tim, Arema FC, Ayeyawady United, serta Navibank Saigon meraup poin sama yakni tujuh poin. Hanya saja Arema berhak di posisi runner up karena menang head to head dari Ayeyawady United yang pernah dikalahkan di Ho Chi Minh City dua pekan lalu.

Alhasil, ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah berdirinya klub, Arema mampu lolos dari fase grup di level internasional. Arema tercatat pernah dua kali tampil di Liga Champion Asia dan selalu babak belur.

Sebelumnya Arema juga mencatat rekor kemenangan terbesar di level Asia, yakni kemenangan 6-2 atas Navibank Saigon yang turut membantu peluang lolos dari Grup H. Di babak knock out, Arema bakal langsung ditantang Kitchee FC alias wakil dari Hongkong.

"Ini benar-benar fantastis dan sejarah bagi Arema. Kami kesulitan di pertandingan awal, tapi kemudian bisa membuktikan diri bisa bangkit,” ungkap Pelatih Arema Dejan Antonic tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.

“Ini hasil kerja keras tim yang terus bertekad menjadi lebih baik. Kami mempunyai kesempatan kecil namun akhirnya terwujud," tambahnya.

Arema sendiri bakal menghadapi lawan berat karena Kitchee FC adalah jawara di Grup F dan lebih berpengalaman di level Asia. "Saya belum berpikir bagaimana lawan selanjutnya. Yang terpenting kami sudah lolos dan akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk fase knock out nanti," tutup Dejan.

sumber berita okezone

Menangi Perang Saudara, Atletico Juara


STRIKE BOLA -- BUCAREST – Atletico Madrid mengukuhkan diri sebagai juara Europa League usai membantai klub senegaranya, Athletic Bilbao dengan skor 3-0 di final Europa League, yang digelar di Stadion Arena Nationala, Bucarest, Kamis (10/5/2012) dini hari WIB.

Striker Los Rojiblancos Radamel Falcao memborong dua gol dalam laga ini pada menit ketujuh dan ke-34, satu gol lagi dicetak playmaker asal Brasil, Diego Ribas pada menit ke-85.

Jalannya pertandingan

Atletico langsung menggebrak di awal-awal babak pertama, mereka mencoba memanfaatkan belum begitu siapnya pertahanan Bilbao menghadapi serangan. Alhasil laga baru berjalan tujuh menit, Radamel Falcao sukses memperdaya kiper Bilbao Gorka Iraizoz.

Gol Falcao berawal dari umpan Diego Ribas, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi Falcao melewati pemain belakang Bilbao dan melepaskan sepakan kaki kirinya ke pojok kanan gawang Bilbao tak bisa dibendung kiper Thibaut Cortouis. Atletico memimpin 1-0 atas Bilbao.

Terkejut dengan gol cepat, Bilbao langsung bereaksi dengan memberikan serangan ke lini belakang Los Rojiblancos. Saling serang pun terjadi antara kedua tim, mengingat ini adalah partai puncak, Atletico dan Bilbao terlihat sama-sama ngotot memberikan perlawanan.

Sebuah peluang didapat Diego pada menit ke-18, namun sayang bola masih melenceng di sampaing tiang gawang Bilbao. Tak mau kalah, kesempatan juga didapat Los Leones melalui Iker Muniain pada menit ke-24, tapi tembakannya masih mampu ditepis kiper Courtois.

Tak diduga, Atletico malah menggandakan keunggulan mereka jadi 2-0 pada menit ke-34. Mendapat umpan dari Arda Turan, Falcao kembali menggetarkan gawang Bilbao lewat aksinya yang menari-nari mengecoh bek Bilbao di depan gawang dan kemudian melepaskan tembakan tanpa bisa diblok kiper Iraizoz. Skor 2-0 untuk keunggulan Los Rojiblancos.

Tertinggal dua gol, Bilbao belum menyerah dan terus mencari kelemahan Atletico, namun hingga babak pertama berakhir, skor masih tetap 2-0 untuk keunggulan pasukan Diego Simeone.

Babak kedua

Íñigo Pérez dan Ibak langsung dimasukkan Bilbao di awal babak kedua demi mengejar ketinggalan mereka dari Atletico. Namun, tim asuhan Marcelo Bielsa ini tampaknya kesulitan menembus pertahanan Los Rojiblancos yang bermain disiplin pada laga ini.

Bilbao mendapat peluang melalui tendangan Inigo Perez pada menit ke-59, tapi Courtois masih kokoh di bawah mistar Atletico dengan menepis tembakan itu. Atletico balas menyerang pada menit ke-64, tapi tembakan Adrian masih menyamping.

Atletico sendiri terlihat mulai mengendurkan serangan mereka, dan hal ini dimanfaatkan Los Leones yang berulangkali melancarkan ancaman ke gawang klub ibu kota Spanyol tersebut. Setidaknya dua peluang didapat Bilbao pada menit ke-71 lewat Andoni Iraola dan pada menit ke-73 melalui Ibai, tapi keduanya gagal merobek gawang Atletico.

20 menit terakhir praktis Bilbao lebih banyak menguasai jalannya pertandingan, sedangkan Atletico lebih sering mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang tim asal Basque tersebut.

Namun, di tengah badai serangan Bilbao, Falcao malah nyaris saja mencetak hattrick melalui counter attack, seandainya tendangan kaki kanan bomber internasional Kolombia ini tidak mengenai tiang gawang.

Kelengahan barisan belakangan Bilbao kembali bisa dimanfaatkan barisan depan Atletico. Diego sukses menyelesaikan umpan Gabi setelah melakukan aksi mengolah bola sebelum tembakan kaki kirinya memperdaya Iraizoz pada menit ke-85. Atletico memimpin 3-0 atas Bilbao.

Unggul 3-0, Atletico pun mulai menarik para pemain depan mereka dan menggantinya dengan pemain belakang sambil menanti peluit akhir pertandingan dibunyikan wasit Wolfgang Stark.

Akhirnya, Atletico memastikan gelar Europa League setelah peluit panjang dibunyikan. Skor akhir Atletico Madrid menang 3-0 atas Athletic Bilbao.

Susunan pemain kedua tim:

Atletico Madrid (4-2-3-1): Courtois; Juanfran, Miranda, Godin, Filipe Luis; Mario Suarez, Gabi; Arda Turan, Diego (Koke 90), Adrian (Toto Salvio 88); Falcao

Athletic Bilbao (4-3-3): Iraizoz; Iraola, Javi Martinez, Amorebieta, Aurtenetxe (Ibai 46); Iturraspe (Íñigo Pérez 46), Herrera (Toquero 63), De Marcos; Susaeta, Llorente, Muniain

sumber :okezone