Sabtu, 14 April 2012

Schaefer returns to Köln in place of Solbakken


Following a disappointing run of results that have taken the club into the lower reaches of the Bundesliga, 1. FC Köln have replaced boss Ståle Solbakken with former coach Frank Schaefer.

Solbakken, who enjoyed a productive five-year tenure at previous team FC København – guiding the Danish outfit into the knockout stage of last season's UEFA Champions League – has been unable to find the same degree of success at the Bundesliga side he joined in the summer.

Following a ten-match sequence in which Köln have managed just one league win and slipped to 16th in the 18-team table, the club have called time on the 44-year-old Norwegian's reign. "Avoiding relegation in the final stage of the season is the only priority," said Werner Wolf, director of Köln's supervisory board. "Parting company with Ståle Solbakken is a regrettable but inevitable step. Our team need a boost for the fight against relegation."

The man chosen to steer the northern German side out of trouble is Schaefer, who enjoyed a fruitful, if brief, spell in charge after taking over from Zvonimir Soldo between October 2010 and April 2011. The 48-year-old stepped down for personal reasons, however, becoming chief scout instead.

"Frank Schaefer proved last season that he can motivate the team to perform at a top level," said Köln chief executive Claus Horstmann. "He knows the players and now has the task of mobilising all our energies so the team can pick up the points required to avoid relegation. He is also very popular with the fans and their support will be much needed in what is a difficult situation."

Köln have four games remaining to preserve their top-flight status, beginning with Sunday's trip to fourth-placed VfL Borussia Mönchengladbach, followed by encounters with VfB Stuttgart, SC Freiburg and, lastly, UEFA Champions League semi-finalists FC Bayern München.

sumber ;http://www.uefa.com/memberassociations/news/newsid=1783709.html

Jumat, 13 April 2012

Ronaldo treble secures Madrid derby spoils


A hat-trick from Cristiano Ronaldo helped settle the capital derby in Real Madrid CF's favour as the Merengues restored their four-point lead at the Liga summit with a 4-1 win at Club Atlético de Madrid.

José Mourinho's team responded to FC Barcelona's 4-0 defeat of Getafe CF 24 hours earlier with a victory that extends their unbeaten record against the Rojiblancos to 23 matches in all competitions. They opened the scoring when Ronaldo (25) fired a dipping free-kick past Thibaut Courtois, only for Falcao (55) to head in Adrián López's cross.

The Portugal striker doubled his and Madrid's tally on 68 minutes with a dipping, right-footed effort from outside the penalty area, and completed his seventh Liga treble of the campaign from the spot after Diego Godín had barged over Gonzalo Higuaín.

Ronaldo – now on 40 league goals for the season, the total with which he won the ESM Golden Shoe last term – turned provider for José Callejón late on.

Elsewhere, Jonas scored twice as Valencia CF climbed into third courtesy of a 4-1 defeat of Rayo Vallecano de Madrid, while fifth-placed Levante UD wasted the chance to move into fourth, losing 3-2 at strugglers Real Sporting de Gijón. Granada CF against Athletic Club finished 2-2.

sumber :http://www.uefa.com/memberassociations/association=esp/news/newsid=1782885.html

Del Piero steals the show to send Juventus top


A free-kick from Alessandro Del Piero on his 700th Juventus appearance earned the Bianconeri a 2-1 win against S.S. Lazio and a return to the top of Serie A.
Simone Pepe (30) gave the hosts the lead when he drifted in behind the Lazio defence, collected Andrea Pirlo's clipped pass and acrobatically fired in from close range. The advantage lasted all of 15 minutes, however, as Stefano Mauri met Lionel Scaloni's whipped cross with a powerful header.
With eight minutes left, up stepped Del Piero to curl a free-kick into the bottom corner and seal a win that puts his side a point clear of AC Milan, who on Tuesday prevailed 1-0 at AC Chievo Verona.
"We are in the final stages of the battle, we won't give up and neither will [Milan]," Del Piero said. "I feel fine in the head and in my legs and I'm just thinking about the next game."
AS Roma were the other big winners of the evening, goals in the last four minutes from Francesco Totti and Marquinho securing a 3-1 triumph over Udinese Calcio. The win means the Giallorossi leapfrog SSC Napoli – who lost 3-1 to Atalanta BC – into fifth.
Elsewhere, FC Internazionale Milano overcame AC Siena 2-1, Calcio Catania lost 2-1 at home to relegation-threatened US Lecce, Parma FC beat Novara Calcio 2-0, while Genoa CFC and ACF Fiorentina drew with AC Cesena and US Città di Palermo respectively.

Dogged Milan reassume pole position


AC Milan reclaimed pole position in Serie A, two points clear of unbeaten title rivals Juventus, with an obdurate 1-0 win at ninth-placed AC Chievo Verona.

After a draw at Calcio Catania and a home defeat by ACF Fiorentina in their previous two matches, Massimiliano Allegri had seen his side leapfrogged at the summit by Juventus.

However, despite being dogged by a raft of suspensions and injury problems that ruled out, among others, Massimo Ambrosini, Alberto Aquilani, Luca Antonini, Thiago Silva, Kevin-Prince Boateng and Alexandre Pato, Milan bounced back in Verona.

Sulley Muntari's eighth-minute goal, a thumped strike into the bottom corner from long range, and the alertness of goalkeeper Christian Abbiati proved the difference at the Stadio Bentegodi, as a makeshift Rossoneri lineup – which included 19-year-old Serie A debutant Mattia De Sciglio – was given a thorough examination by the Flying Donkeys.

Second-placed Juventus play their game in hand at home to S.S. Lazio in one of eight fixtures to be played on Wednesday.

Minggu, 11 Desember 2011

Guidolin: Inilah Saatnya Udinese!

STRIKE BOLA -- Udine: Tidak ada opsi lain bagi Udinese untuk kembali menempati peringkat empat besar klasemen sementara alias tiket terakhir ke Liga Champions musim depan yang kini diduduki Lazio, selain meraih kemenangan saat bertandang ke Stadio Marc’Antonio Bentegodi, markasnya Chievo Verona, Minggu (15/5) siang waktu setempat.

Di mata allenatore tim Francesco Guidolin, partai tersebut merupakan laga penentu peluang Zebrette untuk tampil di ajang bergengsi. Pasalnya, di Liga Champions musim depan, Italia hanya diwakili tiga tim.

“Jika kami menginginkan posisi empat besar, hanya kemenangan yang bisa membuka jalan ke arah itu. Kami sadar tidak mudah bagi kami untuk meraihnya. Namun, kami pun tahu benar jika kali ini merupakan kesempatan unik bagi kami. Jangan lupa, jika musim depan hanya tiga tim teratas di Serie A yang berhak lolos ke ajang Liga Champions. Jadi, inilah saatnya bagi Udinese untuk meraihnya atau tidak sama sekali,” tegas Guidolin.

Andaikata Udinese mampu menyingkirkan rival terdekatnya Lazio dan AS Roma, maka Guidolin bakal mencicipi turnamen Liga Champions untuk kali pertama. “Kami pantas menduduki posisi yang sekarang kami tempati. Tidak ada tim yang memberikannya kepada kami. Kali ini, saya tidak mau tim melakukan kesalahan. Saya berharap anak-anak mampu mengantarkan saya ke kompetisi yang belum pernah saya rasakan sebelumnya,” aku Guidolin.

Menjelang laga tersebut, Udinese hanya mendapat gangguan dengan masih berkutatnya bintang mereka asal Cile Alexis Sanchez dengan cedera engkel yang dialaminya. Sepanjang pekan ini, Sanchez berlatih terpisah dari Antonio Di Natale dkk. Namun, Guidolin tetap memasukkan Sanchez dalam daftar pemain.

Pasquale Marino Dikontrak Genoa


STRIKE BOLA -- Roma: Pelatih sepak bola Itali Pasquale Marino geser Alberto Malesani.Ia ditunjuk untuk mengasuh Genoa, menggantikan Alberto Malesani. Langkah tersebut diambil karena Malesani, menghasilkan banyak kekalahan bagi klub asuhannya. Marino pun merasa bangga dan tak dapat menutupi rasa gembiranya bisa bergabung di klub besar itu. Demikian Menurut konfirmasi dari website Seri A belum lama ini.

"Berada di klub besar seperti Genoa adalah hadiah terbesar yang bisa saya bayangkan untuk Natal," ungkap Marino.

"Itu semua terjadi sangat cepat. Saya dihubungi Kamis(22/12) pagi. "Saya ingin berterima kasih kepada presiden klub (Enrico Preziosi) dan klub atas kepercayaan mereka menempatkan saya disitu, untuk menjadikan saya pelatih mereka, saya tidak sabar untuk mulai bekerja," imbuhnya dengan bangga.

Penggantian Malesani itu terjadi setelah serangkaian hasil buruk bagi klub yang dipimpinnya, terakhir klub itu mengalami kekalahan 6-1 di Naples pada Rabu (21/12) malam. Padahal pertandingan tersebut adalah pertandingan terakhir mereka, sebelum libur panjang musim dingin selama dua pekan. Jadi tak ada harapan lagi untuk klub itu memperbaiki keadaan.

Marino yang kini berusia 49 tahun, dikontrak Genoa hingga Juni 2013. Klub Genoa menduduki peringkat kesepuluh di Serie A dengan 21 poin dari 16 pertandingan. Klub tersebut membuntuti klub AC Milan dengan 13 poin. (BBC/ARI)

Kamis, 02 Juni 2011

Enrique Ditawari Kontrak Dua Musim


STRIKE BOLA -- Roma: Kian dekat Luis Enrique didaulat menjadi pelatih AS Roma yang baru menggantikan caretaker Vincenzo Montella. Keputusan Enrique, mantan pemain Real Madrid dan Barcelona, menanggalkan jabatannya sebagai pelatih tim yunior Los Blaugrana pada Rabu (1/6) lalu kian menguatkan spekulasi keterkaitannya dengan Giallorossi.

Hal ini diperkuat dengan kabar yang dilansir media massa Italia yang berbasis di Kota Roma yang mengklaim jika Enrique telah bertemu dengan Direktur Sport Roma yang baru Walter Sabatini. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kota Milan, Sabatini menyodorkan kontrak kerja selama dua tahun dengan opsi perpanjangan kontrak 12 bulan.

Menurut Corriere dello Sport, dalam kesempatan itu Sabatini pun memberi informasi kepada Enrique jika pekerjaannya menangani Giallorossi bakal mendapatkan pamrih atau gaji bersih sebesar 1,5 juta euro per musimnya. Enrique sendiri diklaim telah menyetujui tawaran Sabatini. Isunya, pada Senin (6/6), Roma akan menggelar konferensi pers terkait pengangkatan Enrique.

Yang menarik, selentingan yang beredar menyatakan jika Enrique bakal membawa mantan pemain Lazio yang baru saja memutuskan gantung sepatu dan meninggalkan Espanyol, Ivan de la Pena, ke dalam staf kepelatihan timnya.

Duo Milan Alternatif Aquilani


STRIKE BOLA -- Turin: Agen Alberto Aquilani, Franco Zavaglia, menunjuk 24 jam ke depan sebagai momen sangat menentukan apakah kliennya bakal tetap bertahan di Juventus atau mencari klub Serie A Italia lainnya. Seperti diketahui, Aquilani merupakan pemain Liverpool yang meminjamkannya ke Bianconeri selama semusim dengan opsi permanen di akhir masa sewa.

Yang jadi masalah, meskipun mengaku membutuhkan kontribusi Aquilani, La Vecchia Signora tak mau memenuhi bandrol permanen yang dipatok The Reds yaitu sebesar 14 juta pound atau lebih rendah 3 juta pound ketimbang ongkos yang dikeluarkan Liverpool saat memboyong Aquilani dari AS Roma pada 7 Agustus 2009.

Bahkan, kabar teraktual seperti yang dilansir Liverpool Echo dan dikutip media massa Italia, Juve hanya menyodorkan tawaran fee senilai 6 juta pound. Karenanya, di mata Zavaglia, waktu sehari ke depan menjadi begitu krusial bagi perjalanan karier Aquilani.

“Sepanjang musim Juve telah memberikan garansi bahwa mereka ingin mempertahankan eksistensi Alberto (Aquilani). 24 jam ke depan bakal jadi menentukan. Kesepakatan bakal datang setelah pihak Juventus membuat keputusan,” tegas Zavaglia.

Dengan begitu rendahnya tawaran yang diajukan Juve plus pengangkatan Antonio Conte sebagai pelatih Bianconeri yang baru menggantikan Luigi Delneri disebut-sebut bakal menipiskan kemungkinan Aquilani bertahan di Turin. Jika itu terjadi, Zavaglia mengaku telah mempunyai rencana darurat.

“Andaikata Juventus gagal meraih kesepakatan terkait deal permanen Alberto yang artinya ia harus kembali ke Liverpool, maka Milan (AC Milan atau Inter Milan) bisa jadi alternatif pelabuhan karier Alberto berikutnya. Sebab, ia pasti akan menyetujuinya,” tandas Zavaglia.

Dapat dipahami jika Liverpool ngotot mempertahankan bandrol 14 juta pound. Pasalnya, ketika Giallorossi menyerahkan hak kepemilikan Aquilani kepada The Reds, terdapat klausul khusus andaikata klub yang bermarkas di Anfield Stadium itu melego Aquilani di kemudian hari. Yaitu, Roma berhak mendapat fee lima persen dari penjualan Aquilani.