Minggu, 01 Juli 2012

Hat-trick Hebat La Furia Roja


STRIKE BOLA -- Spanyol akhirnya jadi juara Piala Eropa 2012. Sukses tersebut menjadikan La Furia Roja sebagai tim pertama di dunia yang berhasil mempertahankan gelar sekaligus memenangi tiga gelar mayor secara beruntun.

Dalam laga final yang berlangsung Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Spanyol tampil perkasa atas Italia. Gol-gol dari David Silva, Jordi Alba, Fernando Torres dan Juan Mata memberi 'Tim Matador' status sebagai jawara Eropa dengan kemenangan mutlak 4-0.

Kemenangan atas Italia memberi Spanyol trofi juara ketiganya dalam empat tahun terakhir. Bukan trofi biasa yang dibawa pulang skuad Spanyol karena itu merupakan piala-piala paling bergengsi di dunia.

Semua bermula empat tahun lalu, saat Piala Eropa digelar di Austria-Swiss. Menjalani final pertamanya sejak tahun 1984, Spanyol sukses menundukkan Jerman dengan skor 1-0. Saat itu Torres jadi penentu kemenangan dengan gol yang dia buat.

Dua tahun kemudian di Afrika Selatan, Spanyol bisa melanjutkan sukses tersebut. Kali itu Belanda yang mereka tundukkan, juga dengan skor 1-0. Pencetak gol kemenangan Spanyol di Soccer City Stadium saat itu adalah Andres Iniesta.

Buat Spanyol sendiri, ini merupakan titel Piala Eropa mereka yang ketiga. Gelar pertama didapat 'Tim Matador' di tahun 1964

sumber : http://sport.detik.com/pialaeropa/read/2012/07/02/035810/1955226/514/hat-trick-hebat-la-furia-roja

Casillas Bertabur Rekor di Polandia-Ukraina


STRIKE BOLA -- Iker Casillas tak hanya berhasil membawa Spanyol mempertahankan titel juara Piala Eropa, melainkan mencatatatkan sejumlah rekor pribadi untuk kiper 31 tahun itu.

Casillas sebelum laga final kontra Italia, Senin (2/6/2012) dinihari WIB, sudah delapan kali tak kebobolan di Piala Eropa. Ia berjarak satu partai dari pemegang rekor sebelumnya yakni eks Kiper Belanda, Edwin van der Sar.

Usai 90 menit laga di Olympic Stadion Kiev yang berkesudahan 4-0 untuk Spanyol, Casillas pun berhasil menyamai rekor Van Der Sar tersebut dan kiper Real Madrid itu hanya butuh tiga Piala Eropa untuk melakukannya (Casillas debut di Piala Eropa 2004).

Tak hanya itu, Casillas jadi pesepakbola dunia pertama yang berhasil meraih 100 kemenangan bersama timnas. Hebatnya jumlah kemenangan itu diraih di penampilannya ke-137 di mana artinya sekitar 80 persen lebih partai ia menangkan.

Casillas mengalahkan Ahmed Hassan (Mesir) dan Lilian Thuram (Prancis) dengan 94 kemenangan serta Mohammed Al-Deayea dan Ali Daei dengan 89 kemenangan.

Rekor lain adalah ia memecahkan rekor kiper legendaris Italia, Dino Zoff, yakni 494 menit tanpa kebobolan di Piala Eropa. Sejak dibobol oleh Antonio Di Natale di laga pembuka, gawang Casillas selalu perawan hingga usainya pesta sepakbola Eropa.

Penyanyi Ini Sebarkan Pose Buka-bukaan Istri


STRIKE BOLA -- Penyanyi Robbie Williams dengan sengaja menyebarkan pose istrinya, Ayda yang sedang memamerkan perutnya di internet. Ayda dengan senang hati memperlihatkan perutnya yang sedang hamil. Tak ada maksud lain dari Williams, selain perasaan bangganya karena akan menjadi seorang ayah.

Williams pun menambahkan tulisan di bawah foto yang dipasang dalam website pribadinya, "My Two Girls". Foto itu diambil di kediaman mereka di Los Angeles.

Seperti dikutip dari Daily Mail, di foto tersebut, Ayda dengan wajah berseri-seri mengangkat bajunya dan memperlihatkan perutnya yang sedang hamil besar. Wajah Ayda tampak bersinar bahagia. Kabarnya, Ayda akan melahirkan anak pertamanya pada September mendatang.

Mantan personel Take That itu mengumumkan kehamilan istrinya pada Maret lalu. Seminggu kemudian ia kembali bercerita soal jenis kelamin anaknya. ia bilang akan dikaruniai anak perempuan.

Setelah mengetahui jenis kelamin anaknya, Williams dan istri sibuk mencari nama yang tepat untuk buah hati mereka. Kedua calon orangtua ini juga sudah mencicil perlengkapan bayi. Mereka menghabiskan uang sekitar £ 11 ribu untuk calon anaknya.

Uang bukan masalah bagi pasangan ini. Mereka memang sudah merindukan kehadiran anak sejak pertama kali berumah tangga.

"Dia selalu ingin menjadi seorang ayah, sehingga dia rela mengeluarkan apa saja untuk calon anaknya. Ia akan memperlakukan anaknya sebagai seorang putri,' kata sumber. (sj)

Belanda Disarankan Rekrut Rijkaard


STRIKE BOLA -- Posisi pelatih timnas Belanda masih lowong sepeninggal Bert van Marwijk tengah pekan ini. Asosiasi sepakbola Belanda (KNVB), disarankan merekrut Frank Rijkaard sebagai penggantinya.

Belanda gagal total di Piala Eropa tahun ini. Tergabung dalam Grup B yang disebut sebagai 'grup neraka', De Oranje kalah dari Denmark, Jerman, dan Portugal.

Atas kegagalan itu, Van Marwijk pun memutuskan untuk mengundurkan diri. Padahal kontraknya baru akan berakhir di tahun 2016 mendatang.

Melihat kekosongan kursi pelatih itu, legenda hidup sepakbola Belanda, Johan Cruyff, meminta KNVB untuk merekrut Rijkaard sebagai penggantinya. Sebabnya, dalam hemat Cruyff, sosok Rijkaard adalah orang yang paling cocok untuk menjadi pelatih bisa membawa perubahan di tubuh timnas Belanda.

"Rijkaard sudah menunjukkan dia berani melakukan pilihan yang radikal bila diperlukan. Bellanda harus memulai lagi dengan staff bari dan mengubah skuad. Berkaitan dengan hal terakhir, tim itu seharusnya adalah campuran dari pemain internasional saat ini dan telenta yang lebih muda," jelas Cruyff kepada Voetball International.

"Prosesnya akan memakan banyak waktu yang harus dilakukan oleh seseorang yang terbiasa dengan level ini, termasuk mengambil keputusan yang menyakitkan."

"Anda harus lebih baik sebagai pelatih dan dihormati. Walaupun saya belum banyak berpikir tentang itu, Rijkaard adalah nama pertama yang datang kepada saya. Dia akan menjadi pilihan yang bagus," tandasnya.

Rijkaard saat ini masih terikat kontrak dengan timnas Arab Saudi. Di tanggannya, The Green Falcons punya catatan empat kali memang, lima imbang, dan kalah dua kali.

Spanyol Juara Piala Eropa 2012


STRIKE BOLA -- Spanyol berhasil mempertahankan gelar sebagai juara Eropa 2012. Hasil itu diperoleh La Furia Roja setelah di final mengalahkan Italia dengan skor telak 4-0.

Bertanding di Olympic Stadium, Kiev, Senin (2/7/2012) dinihari WIB, Spanyol lebih mendominasi permainan sejak awal pertandingan.

Statistik UEFA mencatat skuad besutan Vicente del Bosque ini memiliki penguasaan bola sebesar 52 persen dengan total 14 kali tembakan yang sembilan di antaranya mengarah ke gawang dan empat berujung gol. Sedangkan Italia 11 kali menembak dengan enam mengarah ke gawang.

Gol pembuka Spanyol dibuat David Silva pada menit 14 sebelum digandakan oleh Jordi Alba empat menit menjelang turun minum. Saat tertinggal cukup jauh, Italia justru kehilangan Thiago Motta yang cedera sehingga harus bermain dengan 10 pemain.

Walhasil, Spanyol pun lebih leluasa menambah pundi-pundi golnya. Dua pemain pengganti Fernando Torres dan Juan Mata sukses melengkapi kemenangan lewat gol-golnya di menit 84 dan 88.

Titel juara Eropa ini adalah yang ketiga diperoleh Spanyol sepanjang sejarahnya. Sebelumnya, El Matador sukses meraihnya pada 1964 dan 2008.


Jalannya Pertandingan
Ancaman pertama Spanyol tercipta di menit kedelapan. Berawal dari sepak pojok, Sergio Ramos menanduk bola tapi masih melambung.

Xavi! Dua menit berselang, Spanyol melakukan serangan berbahaya. Lewat kombinasinya dengan Cesc Fabregas, Xavi memperoleh bola di luar kotak dan melakukan sepakan yang tipis saja melambung di atas mistar gawang Italia.

Upaya Spanyol akhirnya berbuah di menit 14 lewat David Silva. Menerima umpan terobosan dari tengah, Cesc Fabregas membawa bola hingga ke garis gawang sebelum dari melepas umpan dari sudut sempit untuk disundul oleh Silva.

Italia melakukan serangan balasan. Usai Xavi kehilangan bola, Daniele de Rossi mengirim bola ke depan yang diteirma Antonio Cassano. Dengan cerdik Cassano mengecok Alvaro Arbeloa untuk melakukan tembakan tapi belum menguji Iker Casillas.

Gelombang serangan Italia terus mengalir. Casillas harus menghalau tusukan Cassano sedangkan tendangan Mario Balotelli masih jauh melambung.

Gol! Spanyol kini unggul 2-0 di menit 41. Dari umpan terobosan yang dikirimkan Xavi, Jordi Alba menusuk ke tengah sebelum melepaskan sepakan kaki kiri yang tidak mampu dihalau Buffon.

Di sisa waktu babak pertama berakhir, tidak ada gol lain yang tercipta. Skor sementara Spanyol memimpin 2-0 atas Italia.

Italia menggantikan Cassano dengan Antonio Di Natale di jeda pertandingan. Sang pemain pengganti langsung memberikan dampak lewat sundulannya yang menyambut bola sepak pojok tipis saja melambung di atas gawang Spanyol.

Gawang Italia terancam. Pergerakan Fabregas di dalam kotak menciptakan kemelut namun bola bisa diamankan sebelum disambar Silva.

Tak lama berselang, pemain Spanyol melakukan klaim penalti setelah bola tandukan Ramos mengenai lengan Leonardo Bonucci. Wasit tidak menggubris, permainan terus berlanjut.

Penyelamatan gemilang dari Casillas di menit 51. Dari sisi kiri, Di Natale melepas tembakan mendatar ke arah gawang tapi dengan sigap Casillas menjatuhkan badannya untuk menyelamatkan gawangnya.

Masalah bertambah buat Italia. Tidak hanya harus mengejar ketinggalannya, mereka kini bermain dengan 10 orang karena Thiago Motta mengalami cedera padahal seluruh jatah pergantian pemain.

Setelah cukup lama tak ada peluang berarti, Spanyol nyaris menambah pundi-pundi golnya di menit 79. Umpan silang Alba diterima Pedro namun sontekannya melebar. Lagipula si pemain sudah terjebak dalam posisi offside lebih dahulu.

Perolehan gol Spanyol bertambah dalam selang waktu empat menit. Di menit 84, Torres membuat skor menjadi 3-0 lewat assist Xavi sedangkan Juan Mata melengkapi kemenangan sang juara bertahan menjadi 4-0 setelah menerima umpan Torres.

Susunan Pemain:

SPANYOL: Casillas; Arbeloa, Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Busquets, Xavi, Xabi Alonso; David Silva (Pedro 59'), Fabregas (Torres), Iniesta (Mata 86')

ITALIA: Buffon; Abate, Barzagli, Bonucci, Chiellini (Balzaretti 21'); Marchisio, Pirlo, De Rossi; Montolivo (Motta 56'); Balotelli, Cassano (Di Natale 46')

Menit 87, Fernando Torres dan Juan Mata Menambah Dua Gol


STRIKE BOLA -- Spanyol hampir pasti mempertahankan gelar Kejuaraan Eropa 2012 setelah menambah dua gol melawan Italia melalui gol Fernando Torres dan Juan Mata.

Gol Torres berawal dari kesalahan Daniele De Rossi dalam melakukan umpan. Bola kemudian dikuasai oleh Xavi Hernandez yang tanpa pikir panjang kemudian mengirim umpan terobosan.

Torres dengan tenang melepaskan tendangan melewati Gianluigi Buffon. 3-0 untuk keunggulan Spanyol.

Tiga menit kemudian Juan Mata yang baru masuk menggantikan Andres Iniesta berhasil mencetak gol keempat Spanyol usai menerima umpan Torres.

Susunan Pemain


Spanyol: Iker Casillas; Alvaro Arbeloa, Gerard Pique, Sergio Ramos, Jordi Alba; Sergio Busquets, Xavi Hernandez, Xabi Alonso; David Silva (Pedro Rodriguez, 59'), Cesc Fabregas (Fernando Torres, 75'), Andres Iniesta (Juan Mata, 87').

Italia: Gianluigi Buffon; Ignazio Abate, Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, Giorgio Chiellini (Federico Balzaretti, 21'); Claudio Marchisio, Andrea Pirlo, Daniele De Rossi; Riccardo Montolivo (Thiago Motta, 56'); Mario Balotelli, Antonio Cassano (Antonio Di Natale, 46').

Fans Italia dan Spanyol Sudah Panaskan Fan Zone Kiev


STRIKE BOLA -- Waktu kickoff final Euro 2012 tinggal tersisa sekian jam lagi. Sebelum tim Spanyol kontra Italia berjumpa di lapangan Olympic Stadium, para suporternya sudah 'berhadapan' di fan zone Kiev.

Fan zone yang terletak sekitar 4 km arah utara Olympic Stadium tempat laga final dihelat pukul 21.45 waktu setempat kian dipadati para suporter kedua kesebelasan sampai dengan pukul 18.30.

Suporter La Furia Roja sekilas tampak unggul dalam jumlah. Berkelompok-kelompok dan beratribut kaus, syal, dan bendera-bendera tim kesayangan, mereka acapkali menyanyikan lagu dukungan untuk tim dan pemain pujaannya. Nama Andres Iniesta asal klub Barcelona kerapkali menghiasi nyanyi-nyanyian tersebut.

Pendukung Gli Azzurri, meski terlihat tidak sebanyak suporter tim lawan, tidak mau kalah. Beberapa berpakaian unik seperti prajurit Roma zaman dahulu, atau pelaut-pelaut Italia. Tak heran kalau permintaan foto bersama terus membanjiri para tifosi ini.

Yang unik, ketika para suporter Spanyol tengah bernyanyi, sempat ada celetukan "Forza Azzurri" dari salah seorang fans Italia yang lewat. Namun, tak ada keributan karena kedua kubu terus memamerkan senyum dengan ramah kendati sama-sama menenteng gelas-gelas bir.

Area fan zone sendiri kini dipadati orang yang terus berdatangan. Sejumlah hiburan dihadirkan di sini, semisal nyanyi-nyanyian di panggung utama, kuis-kuis kecil di beberapa venue, sepakbola mini untuk remaja, atau aksi kelihaian mengolah si kulit bundar dari beberapa freestyler.

Inggris Dikritik Carragher, Gerrard Membela


STRIKE BOLA -- Performa timnas Inggris di Piala Eropa mendapatkan kritik dari pemain Liverpool, Jamie Carragher. Tak setuju dengan kritik itu, Steven Gerrard membela The Three Lions.

Inggris cuma bisa melaju hingga babak perempatfinal di Euro 2012. Wayne Rooney dkk terus berada di bawah tekanan Italia sebelum akhirnya kalah 2-4 lewat drama adu penalti.

Memainkan sepakbola negatif, tim besutan Roy Hodgson disebut Carragher tak punya kans untuk memenangi Piala Dunia yang akan berlangsung di Brasil tahun 2014 mendatang.

"Inggris tidak memiliki peluang untuk memenangi Piala Dunia di Brasil, jika Anda meminta pendapat saya. Mungkin kami sudah cukup senang di Piala Eropa ini karena raihan yang kami capai," terang Carragher di ESPN Star.

"Bermain terlalu ke belakang, hal semacam itu hanya akan menunda gol pada akhirnya. Itu sangat mengecewakan - Italia adalah tim rata-rata," tambahnya.

Mendengar ucapan dari rekannya di Liverpool itu, Gerrard pun memberikan pembelaan. Ia menyatakan bahwa tim 'Tiga Singa' tak perlu menghiraukan kritikan Carragher itu.

"Haruskah kami tak melangkah? Haruskah kami menyerah? Haruskah kami tidak mengikuti turnamen karena perkataan Jamie Carragher?" tanya Gerrard.

"Dengar, ada banyak orang di luar sana dengan opini yang berbeda dan kami tidak bisa mengontrol apa yang mereka katakan.

"Apa yang terpenting adalah kami sebagai grup tahu apa yang baik dan yang kami butuhkan untuk berkembang," tegas pemain yang juga kapten The Reds itu.