Selasa, 17 April 2012

Sergio Ramos: Munich Bebas Berkata Sesuka Mereka


Sergio Ramos menemani Jose Mourinho pelatihnya dalam konferensi pers jelang laga kontra Bayern Munich dini hari nanti di Allianz Arena, Rabu (16/4).

Bek serba bisa mantan personil Sevilla itu mengaku tak akan menggubris setiap psy war yang ditebar oleh kubu lawan yang merupakan wakil Bundesliga itu.

Ramos menyampaikan rasa percaya dirinya dengan penuh ketenangan, “Bayern Munich bebas melakukan apa saja dan mengatakan apa yang mereka hendaki,"

"Kami sadar dengan lawan yang bakal kami hadapi. Namun, kami tetap berhasrat lolos ke final. Itulah target kami,” imbuh pemilik nomor 4 Los Blancos ini.

"Setiap lawan harus dihormati dan kami sadar dengan lambang dan kebanggaan dalam kostum kami yang kami kenakan. Pengalaman memberi petunjuk kepada kami bagaimana cara untuk menghadapinya,"

sumber : bola.net

Mascherano: Terobsesi Hentikan Messi, Chelsea Bakal Menderita


Javier Mascherano mengingatkan Chelsea untuk tak terlalu terobsesi menghentikan Lionel Messi atau mereka akan terjebak ke dalam permainan Barcelona.

Raksasa Catalan itu akan melawat ke Stamford Bridge untuk melakoni laga leg pertama semifinal Liga Champions esok dini hari WIB, dan Mascherano menyebut jika mereka punya pemain berbahaya di semua lini, bukan hanya Messi.

"Jika Chelsea melakukan kesalahan seperti tim-tim lainnya, mereka hanya akan membantu kami," ucap mantan gelandang Liverpool asal Argentina itu.

"Anda bisa saja terobsesi dengan usaha menghentikan dia dan kemudian Anda kehilangan pandangan akan ancaman pemain lainnya. Messi biasanya dikawal satu orang dari kubu lawan, namun obsesi itulah yang menegaskan ketidakberdayaan mereka."

"Tim-tim yang berpikir jika mereka menghentikan Messi dengan segala cara, itu akan memberi mereka peluang lebih besar untuk menang. Sampai poin itu, Anda bisa pahami jika Barcelona bukanlah tim satu-orang dan ada ancaman dari semua area lapangan," tutupnya

sumber : bola.net

Senin, 16 April 2012

Generasi Baru Jerman Muda dan Ambisius


Berlin - Tim spesialis turnamen, Jerman, lolos ke putaran final Piala Eropa 2012 dengan rekor sempurna di babak kualifikasi. Tim ini adalah sebuah generasi baru yang muda dan penuh ambisi.

Dari 10 pertandingannya di grup kualifikasi, Der Panzer selalu menang. Hanya Spanyol tim lain yang memenangi semua pertandingannya, tapi sang juara bertahan "hanya" melakoni delapan partai.

Dengan reputasi dan prestasinya, Jerman tetap merupakan salah satu tim favorit juara di Polandia-Ukraina. Di Piala Eropa sebelumnya mereka runner-up, di Piala Dunia 2010 mereka menempati peringkat ketiga.

Dari sisi materi pemain, umumnya tim asuhan Joachim Loew masih muda. Dari total 38 pemain yang dilibatkan Loew dari Agustus 2010 sampai Maret 2012, hanya lima yang saat ini usianya sudah kepala tiga, yaitu Miroslav Klose, Tim Wiese, Simon Rolfes, Cacau, dan Arne Friedrich.

Sang pelatih merasa sangat senang dengan perfoma pasukannya, dan bagaimana mereka telah beradaptasi sejak Loew naik dari asisten pelatih Juergen Klinsmann menjadi pelatih kepala di bulan Juli 296.

"Kami harus melihat bahwa visi kami telah terlaksana dan para pemain memahami pendekatan dan filosofi kami, serta permainan seperti apa yang ingin kami mainkan," ujar Loew dalam situs resmi turnamen.

"Generasi baru dalam 1-2 tahun terakhir yang kami miliki saat ini benar-benar baru, ambisius, dan lapar akan kesuksesan," ujar Loew dalam situs resmi turnamen.

"Kami telah mendudukkan diri kami di kelas top dunia. Dan di level tertinggi, sering kali yang menentukan kalah atau menang hanyalah detil-detil yang kecil,” sambung pelatih 52 tahun itu.

"Jika kamu berada di puncak dan memenangi banyak pertandingan, membuat peningkatan akan lebih sulit tapi harus dilakukan. Itulah yang akan memotivasi kami dan merupakan sebuah tantangan buat kami melakukan peningkatan itu di beberapa wilayah di sebuah level yang tinggi."

sumber: detik

Messi Kian Tajam Bersama Guardiola

Valencia - Kehadiran Pep Guardiola sebagai pelatih Barcelona tak hanya bikin klub itu kian mengilap prestasinya. Tapi terkhusus lagi ketajaman Lionel Messi kian menjadi dengan torehan 201 gol selama ditangani Guardiola.

Sebelum Guardiola datang, Messi mulai mengangkat nama saat Frank Rijkaard menjadi nahkoda klub itu. Sejak debutnya di tahun 2004, Messi mencetak 42 gol di 110 pertandingan resmi bersama Rijkaard atau 0,38 gol per laganya.

Memang Messi membawa Barca meraih dua titel La Liga serta satu Liga Champions saat medio 2004 hingga 2008. Tapi ketajamannya serta peran Messi tak sevital sekarang di mana saat itu Los Cules masih punya Samuel Eto'o dan Ronaldinho di lini depan.

Tapi begitu Guardiola menangani tim musim panas 2008, Messi mendadak berubah jadi predator ganas di kotak penalti. Torehan golnya meningkat pesat nyaris lima kali lipatnya. Boleh dibilang Guardiola tahu harus menempatkan Messi di mana untuk mengeksplorasi naluri gol pesepakbola 24 tahun itu.

Dua gol yang dicetaknya saat Barca menundukkan Levante 2-1, Minggu (15/4/2012) dinihari WIB, membuatnya kini mengoleksi 201 gol selama empat musim ditangani Guardiola atau rataannya 0,96 gol per laga.

Total 243 gol itu pula yang membuat pesepakbola asal Argentina itu menjadi topskorer sepanjang masa Azulgrana, menggeser Cesar Rodriguez yang punya 234 gol.

Dilansir dari situs resmi tim asal Catalan itu, Messi mencetak 38 gol dari 51 laga resmi di musim pertama Guardiola, lalu meningkat jadi 47 gol dari 53 laga, kemudian di musim ketiga 53 gol dari 55 laga dan musim ini belum tuntas Messi punya 63 gol!

Rinciannya adalah 41 gol di La Liga, 14 gol di Liga Champions, dua di Copa del Rey, tiga di Piala Super Spanyol, satu di Piala Super Eropa dan dua di Piala Dunia Antarklub. Khusus untuk 41 gol di liga membuatnya sejajar dengan Cristiano Ronaldo sebagai pencetak gol terbanyak dalam semusim sepanjang sejarah La Liga.

Dengan rataan 1,2 gol per laga, Messi kini hanya berjarak empat gol lagi dari rekor 67 gol selama semusim yang dipegang oleh penyerang legendaris Jerman, Gerd Mueller.

Giuseppe Rossi Absen di Piala Eropa 2012

Malang benar nasib Giuseppe Rossi. Penyerang Villarreal dan timnas Italia itu kembali mengalami cedera lutut sehingga dipastikan akan melewatkan gelaran Piala Eropa 2012.

Rossi sedang menjalani pemulihan cedera lutut yang dideritanya pada Oktober tahun lalu. Akibat cedera itu pesepakbola berusia 25 tahun itu membutuhkan operasi dan absen selama enam bulan.

Sayang sekali, Rossi kini harus menunggu lebih lama untuk bisa beraksi di atas lapangan. Otot ligamen di lututnya kembali robek saat ia melakukan latihan pada Jumat (14/4) waktu setempat.

Villarreal menyatakan bahwa dengan cedera ini maka Rossi lagi-lagi harus naik meja operasi dan diperkirakan akan menepi selama enam bulan ke depan.

Dengan fakta ini maka Rossi dipastikan tidak dapat tampil memperkuat Gli Azzurri di Polandia-Ukraina sekaligus absen di awal musim depan.

Absennya Rossi menjadi salah satu faktor jebloknya performa Villarreal di musim ini. 'Kapal Selam Kuning' kini berada di urutan 17 klasemen sementara La Liga. Demikian seperti dilansir dari YahooSports.

Disanksi Seumur Hidup, Pemain Korea Diduga Bunuh Diri

Seorang pemain Korea Selatan yang telah dijatuhi hukuman skorsing seumur hidup ditemukan tewas. Ia diduga bunuh diri terkait sanksinya itu.

Lee Kyung-hwan, 23, didapati telah mati di luar sebuah gedung apartemen di pusat kota Incheon, sebelah selatan ibukota Seoul, pada hari Sabtu (14/4/2012) lalu.

Menurut kantor berita Yonhap yang dilansir Reuters, Senin (16/4), polisi mengindikasikan bahwa pemain yang pernah bermain untuk klub Daejeon Citizen dan Suwon Bluewings itu bunuh diri sehubungan kasus pengaturan pertandingan tahun lalu, yang menyebabkan dia dilarang bermain lagi selamanya.

Skandal itu sendiri telah mengguncang persepakbolaan Korea, sampai-sampai pemerintah sempat mengancam akan menutup K-League. Dari kasus itu, hampir 50 pemain ditangkap dan ditahan polisi.

Selain sepakbola, pengaturan pertandingan di Korea juga terjadi di cabang lain seperti bola voli, baseball dan power boat racing.

Sebelum Lee, seorang mantan pelatih dan eks pemain juga diduga bunuh diri setelah dijatuhi hukuman berat terkait dengan skandal memalukan tersebut.

Valencia Dihantam Espanyol 0-4

Barcelona - Valencia menelan salah satu kekalahan terbesarnya musim ini justru saat menghadapi klub papan tengah, Espanyol. El Che menyerah dengan skor mencolok 0-4.

Masih berupaya mengamankan posisi tiga yang kini dimiliki, Valencia justru dibuat tak berdaya saat menyambangi Estadi Cornella-El Prat, Minggu (15/4/2012) malam WIB. 'Kelelawar Hitam' menelan kekalahan kesembilannya musim ini dengan skor 0-4.

Cristian Gomez membuka keunggulan Espanyol saat pertandingan masuk menit 26. Tak sampai empat menit, tuan rumah menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui gol yang dibuat Verdu.

Di babak kedua, Valencia terus dibuat kerepotan oleh permainan tuan rumah. Gawang Vicente Guaita Panadero pun kembali bobol untuk kali ketiga di menit 58 lewat aksi Alvaro Vasquez.

Sepuluh menit sebelum pertandingan tuntas skor keunggulan tuan rumah kembali bertambah. Kalu Uche menggenapkan keunggulan Espanyol menjadi 4-0 dengan gol yang dibuatnya.

Kemenangan 4-0 ini merupakan poin penuh pertama yang didapat Espanyol dalam enam pertandingan terakhir. Espanyol naik ke posisi delapan klasemen dengan poin 45.

Sementara untuk Valencia (52 poin) kekalahan ini membuat mereka terancam digusur Malaga dari posisi tiga klasemen. Jika Malaga (50 poin) bisa menang atas Real Sociedad malam ini, maka pergeseran posisi tersebut akan terjadi.

Gladbach Bekuk Cologne 3-0

Monchengladbach - Borussia Monchengladbach memperoleh kemenangan meyakinkan saat tampil di depan publik sendiri. Menjamu Cologne, Gladbach memenangi pertandingan dengan tiga gol tanpa balas.

Di Borussia Park dalam laga yang berakhir Senin (16/4/2012) dinihari WIB, Juan Arango membuka skor di menit 19 lewat tendangan bebas. Keunggulan Gladbach 1-0 bertahan hingga akhir babak pertama.

Keunggulan Gladbach bertambah pada delapan menit pasca re-start. Tony Jantschke mengubah skor menjadi 2-0 setelah bola tandukannya menggetarkan gawang yang dijaga Michael Rensing usai memanfaatkan bola tendangan bebas Marco Reus.

Hanya berselang dua menit, Rensing kembali harus memungut bola dari gawangnya sendiri. Kali ini Reus mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan umpan Arango.

Dengan kemenangan 3-0 ini, Gladbach bertahan di posisi empat klasemen sementara dengan 56 poin hasil 31 kali bertanding sekaligus menyibak kans lolos ke Liga Champions musim depan.

Sebaliknya bagi Cologne, kekalahan ini semakin membenamkan mereka di zona degradasi dengan menghuni urutan 16 dengan perolehan 29 poin.

Sementara itu di partai lainnya, Freiburg ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya, Hoffenheim dalam pertandingan di Mage Solar Stadium.

Dengan satu angka yang diperoleh, Freiburg tak beranjak dari posisi 13 dengan 36 poin dan Hoffenheim berada di urutan sembilan dengan 41 poin.

Susunan Pemain
Gladbach: Stegen, Dante, Brouwers, Daems, Stranzl, Neustadter (Jantschke 44'), Nortveit, Arango, Herrmann (Ring 65'), Reus, Hanke (De Camargo 78')

Cologne: Rensing, Geromel, Fonseca (McKenna 58'), Eichner, Brecko, Riether, Lanig, Clemens (Jajalo 68'), Peszko (Roshi 58'), Podolski, Novakovic